Sepekan di Ibu Kota, Bupati Dapat Kucuran Dana Pusat

Bupati jemput anggaran pusat,,

GO BENGKULU, LEBONG – Sepekan melanglang di ibu kota, Bupati Lebong, Kopli Ansori, didampingi Wakil Bupati, Fahrurrozi, dan turut juga beberapa pejabat OPD, berhasil meraih simpatik pemerintah pusat. Bupati bersama rombongan mengunjungi sejumlah Kementerian dan menggelar audiensi menyampaikan beberapa program daerah dengan harapan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Sejumlah Kementerian yang dikunjungi sejak Senin (24/1/2022) lalu, kabarnya menyambut baik kedatangan bupati termuda di Provinsi Bengkulu ini. Bahkan hampir setiap Kementerian yang dikunjunginya mengapresiasi upaya jemput bola yang dilakukannya demi kemajuan Kabupaten Lebong yang baru dipimpinnya setahun ini.

Bupati jemput anggaran pusat

Dikonfirmasi awak gobengkulu.com, Minggu (30/1/2022), Bupati Kopli mengatakan, dirinya sadar betul akan kondisi dan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Lebong saat ini yang bisa dikatakan sangat minim. Jika hanya menunggu, dia menyebut pembangunan di Kabupaten Lebong akan berjalan lamban.

“Kita sadar betul akan kemampuan keuangan daerah kita, jika tidak disupport dari anggaran pusat, tidak mungkin kita dapat memenuhi kebutuhan Kabupaten Lebong dengan kondisi APBD saat ini,” kata bupati.

Lanjutnya, jika tidak dijemput, pemerintah pusat pun tidak akan tahu apa yang menjadi kebutuhan dan kendala di daerah. Atas dasar itulah dia (Bupati, red) berinisiatif menjemput bola dengan mengajak OPD teknis untuk beraudiensi langsung dengan pihak Kementerian guna memaparkan secara langsung apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan Kabupaten Lebong saat ini. Tentunya, lanjut Kopli, dengan dipaparkannya secara langsung di hadapan Kementerian, tentu akan menjadi pertimbangan dan perhatian pemerintah pusat.

“Ibarat anak dengan orang tua, jika si anak tidak menyampaikan apa yang menjadi kebutuhannya, tentu orang tuanya pun tidak tahu apa keinginannya dan bisa dipastikan si anak tidak akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Kalaupun dikasih, iya sebatas uang belanja biasa yang nilainya juga biasa seperti uang jajan rutin yang dikasih setiap hari, tidak ada lebihnya,” jelasnya mengilustrasikan.

Bupati jemput anggaran pusat

Bukan hanya sekali ini saja, dia berharap kedepannya setiap pejabat di OPD di jajaran pemerintahannya harus mempunyai inovasi dan daya saing untuk memajukan Kabupaten Lebong melalui trobosan-trobosan kegiatan positif dan produktif, dan pastinya harus berani berinisiatif untuk menjemput bola (Anggaran Pusat, red), bukannya hanya menunggu.

“Kedepannya hal positif seperti ini harus terus dilakukan, jangan hanya menunggu dan jangan pasrah dengan kondisi minimnya keuangan daerah. Masing-masing OPD harus mempunyai daya saing dan mempunyai jiwa membangun. Siapa pun mau DL (Dinas Luar) silakan, dengan catatan pulang harus ada hasil,” tegasnya.

Informasi terhimpun, sepekan di ibu kota, Bupati Kopli Ansori berhasil menggaet simpatik sejumlah Kementerian. Diantaranya, di sektor pendidikan. Bupati Lebong menandatangani Nota Kesepahaman  (MoU) program Sekolah Penggerak Angkatan III Tahun 2022. Program tersebut kabarnya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi SDM di sekolah. Dengan ditunjuk menjadi sekolah penggerak, kabarnya daerah akan menjadi daerah rujukan praktik. Selain itu, sekolah juga akan mendapat pendampingan intensif untuk transformasi sekolah. Sekolah juga memperoleh tambahan anggaran untuk pengadaan bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru.

Selain sektor pendidikan, bupati juga berhasil meraih simpatik Kementerian Pertanian. Hasilnya, tahun ini Pemkab Lebong akan mendapat kucuran dana untuk membangun 10 irigasi tersier dan 1 paket perpipaan. Selebihnya, pihak Kementerian Pertanian juga akan mendukung penuh beberapa program yang disampaikan pada audiensi yang digelar Rabu (25/1/2022) kemarin. Di antaranya,  sektor perkebunan, peternakan, perikanan dan hortikultura. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here