LEBONG – Kebocoran agenda mutasi kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong. Informasi yang semestinya bersifat terbatas justru beredar luas di ruang publik sebelum pelaksanaan. Bukan sekadar kabar burung, dokumen yang beredar memuat detail lengkap, jadwal, lokasi, hingga nama pejabat yang akan dilantik.
Berdasarkan surat yang beredar Senin (02/03/2026) sore, Bupati Azhari dijadwalkan merombak 19 jabatan Penjabat Kepala Desa yang tersebar di delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Lebong, Selasa (03/03/2026) besok. Surat yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah itu menyebut pelantikan akan digelar di Aula Bappeda pada pukul 13.00 WIB.
Yang menjadi sorotan bukan semata isi mutasi, melainkan bagaimana informasi tersebut kembali bocor sebelum hari pelaksanaan. Fenomena ini bukan yang pertama. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, agenda kebijakan maupun perombakan jabatan di era kepemimpinan saat ini juga telah “terbaca” publik jauh sebelum diumumkan resmi.
Dalam praktik birokrasi, mutasi jabatan biasanya disiapkan secara tertutup untuk menjaga stabilitas organisasi dan mencegah kegaduhan politik maupun administrasi. Detail waktu, tempat, apalagi nama pejabat yang akan dilantik, lazimnya baru diketahui setelah keputusan final diumumkan.
Namun di Lebong, pola yang muncul justru sebaliknya publik kerap mengetahui lebih dulu, sementara sebagian pihak internal justru menunggu kepastian.
Apakah ini sekadar kebetulan yang berulang, atau cerminan lemahnya pengendalian informasi di lingkaran pemerintahan?
Pertanyaan tersebut sulit dihindari, terlebih ketika kebocoran terjadi bukan sekali dua kali.
Kebocoran semacam ini bukan persoalan sepele. Selain berpotensi memicu manuver kepentingan sebelum pelantikan, kondisi tersebut juga dapat menimbulkan spekulasi publik mengenai proses di balik layar apakah keputusan benar-benar final atau masih dapat “diatur” sebelum hari H.
Kejadian yang berulang ini kini menjadi sorotan publik. Salah satu aktivis senior asal Lebong, Rozi Antoni, mengatakan, publik tentu tidak menuntut mutasi dilakukan secara rahasia total. Namun ketika dokumen resmi dapat beredar luas sebelum pengumuman, wajar jika muncul keraguan terhadap disiplin dan soliditas aparatur. Sebab menjaga informasi sensitif adalah salah satu indikator dasar tata kelola pemerintahan yang rapi.
“Transparansi bukan berarti semua dibocorkan sebelum waktunya. Ada prosedur yang harus dihormati untuk menjaga stabilitas organisasi dan mencegah kegaduhan,” tegasnya.
Lanjut dia, mutasi jabatan seharusnya menjadi instrumen pembenahan birokrasi, bukan panggung spekulasi yang sudah diketahui alurnya sejak awal. Sebab jika setiap perombakan selalu “bocor duluan”, publik bisa saja berkesimpulan sederhana, yang berubah hanya nama pejabatnya, bukan cara kerjanya.
“Kalau setiap mutasi selalu bocor duluan, lama-lama orang menganggap ini bukan pembenahan tapi sekadar formalitas,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan awak gobengkulu belum berhasil mengkonfirmasi pihak BKPSDM ataupun Dinas PMD selaku leading sektor pelaksanaan kegiatan.
Berikut nama-nama yang masuk dalam daftar pelantikan besok:
1. Desa Sungai Gerong
– Pj Kepala Desa Lama: Lenny Anggriani
– Digantikan oleh: Bella
2. Desa Sukau Raju
– Pj Kepala Desa Lama: Abdian Azahari
– Digantikan oleh: Jauriah
3. Desa Nangal Tayau I
– Pj Kepala Desa Lama: Lisda
– Digantikan oleh: Ida Mariati
4. Desa Lebong Tambang
– Pj Kepala Desa Lama: Maimunah
– Digantikan oleh: El Yosman
5. Desa Lokasari
– Pj Kepala Desa Lama: Yudi Robinson
– Digantikan oleh: Habib Surya Darma
6. Desa Kampung Muara Aman
– Pj Kepala Desa Lama: Deasy Mulyani
– Digantikan oleh: Gloudia Suzanti
7. Desa Gandung
– Pj Kepala Desa Lama: Yudistiranda
– Digantikan oleh: Heni Natalia
8. Desa Tunggang
– Pj Kepala Desa Lama: Mulyadi
– Digantikan oleh: Misda Hutama
9. Desa Gandung Baru
– Pj Kepala Desa Lama: Joko Utomo
– Digantikan oleh: Elvis Suwentri
10. Desa Ujung Tanjung III
– Pj Kepala Desa Lama: Martina Br Sembiring
– Digantikan oleh: MEDI
11. Desa Magelang Baru
– Pj Kepala Desa Lama: Iratman
– Digantikan oleh: Rezi Rufita
12. Desa Tabek Kauk
– Pj Kepala Desa Lama: Denny Iskandar
– Digantikan oleh: Oktapianus
13. Desa Tangua
– Pj Kepala Desa Lama: Bangun Jaya
– Digantikan oleh: Ema Susanti
14. Desa Pangkalan
– Pj Kepala Desa Lama: Mizwar Efendi
– Digantikan oleh: Ferry Amandika
15. Desa Talang Donok I
– Pj Kepala Desa Lama: Hardi
– Digantikan oleh: Sahrul Arupi
16. Desa Sebelat
– Pj Kepala Desa Lama: Hazaras Eko Sukmana
– Digantikan oleh: Arif Febriyanto
17. Desa Karang Dapo Bawa
– Pj Kepala Desa Lama: Saharudin
– Digantikan oleh: Amran Sahidin
18. Desa Pelabuan Talang Liak
– Pj Kepala Desa Lama: Yozen Narta
– Digantikan oleh: Heri
19. Desa Blau
– Pj Kepala Desa Lama: Ridwan Rozi
– Digantikan oleh: Yeti Meises
(PLS)
Baca juga:














