/
/
headlinekepahiangpotret-desa

Lewat Dana Desa 2025, Pemdes Bandung Baru Genjot Pembangunan Infrastruktur

1536
×

Lewat Dana Desa 2025, Pemdes Bandung Baru Genjot Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

KEPAHIANG – Pemerintah Desa Bandung Baru, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Melalui alokasi Dana Desa tahun anggaran 2025, pembangunan fisik menjadi salah satu fokus utama, dengan mengutamakan aksesibilitas dan pemerataan antar dusun.

Tahun ini, dua pekerjaan utama telah mulai dilaksanakan, yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 71 meter dengan lebar 2,25 meter, serta pembangunan drainase sepanjang 40 meter. Kedua proyek ini berada di lingkungan permukiman warga yang selama ini mengalami kendala akses, terutama saat musim hujan.

Kepala Desa Bandung Baru, Muhson, menjelaskan bahwa proses pembangunan dilaksanakan secara padat karya tunai dengan melibatkan masyarakat setempat. Selain menciptakan lapangan kerja jangka pendek, pendekatan ini juga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

“Harapan kami, pembangunan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tapi juga mendorong perputaran ekonomi warga,” ujar Kades Muhson.

Ia menambahkan, pembangunan jalan dan drainase di desanya itu diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Pemerintah Desa Bandung Baru juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, sebagai bagian dari prinsip transparansi dan participative yang menjadi landasan pengelolaan Dana Desa.

“Kami ingin semua dusun merasakan manfaat yang sama. Pemerataan pembangunan itu penting agar tidak ada yang merasa tertinggal,” tambahnya.

Respons positif datang dari masyarakat. Salah satu warga, Sinarwana (55), menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan jalan yang kini jauh lebih layak digunakan. Sebagai petani yang setiap hari melintasi jalan tersebut, ia merasakan langsung dampak positifnya.

“Sekarang jalannya bagus, akses ke kebun jadi lebih mudah. Dulu kalau hujan, licin dan susah dilalui,” ucapnya singkat. (FZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *