/
/
headlineLebongpotret-desa

Modal Rp89 Juta Ludes, BUMDes Gandung Bangkrut

872
×

Modal Rp89 Juta Ludes, BUMDes Gandung Bangkrut

Sebarkan artikel ini

LEBONG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gandung, Kecamatan Lebong Utara, berada dalam kondisi nyaris bangkrut. Hal itu terungkap dari pengakuan langsung Ketua BUMDes Gandung, Swarsono, kepada gobengkulu.com, Rabu (28/1/2026) kemarin.

Swarsono menceritakan, total penyertaan modal yang dikelola BUMDes Gandung sekitar Rp89 juta yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025. Dana tersebut kemudian digunakan untuk dua unit usaha, yakni pembesaran ayam dan penanaman jagung. Namun, kedua usaha tersebut semuanya gagal.

Untuk usaha pembesaran ayam, BUMDes mengalokasikan anggaran sekitar Rp48 juta guna membeli 600 ekor DOC (Day Old Chick) / anak ayam dan pakan. Dari jumlah tersebut, diakuinya hanya sekitar 300 ekor saja yang berhasil dijual dengan harga Rp35 ribu per ekor. Sementara sisanya mati sebelum masa panen.

“Yang berhasil dijual sekitar 300 ekor, sisanya mati,” ungkap Swarsono.

Dari penjualan tersebut, Swarsono mengaku uang yang diperoleh hanya sekitar Rp8 juta. Dana hasil penjualan ayam itu, menurut pengakuannya, saat ini masih dipegang oleh bendahara BUMDes.

“Dari jual ayam itu dapatnya sekitar Rp8 juta, apa Rp9 juta. Uangnya kini ada di bendahara,” jelas Swarsono.

Tak hanya itu, usaha penanaman jagung seluas sekitar 1 hektare yang menghabiskan modal sekitar Rp37 juta juga gagal total. Swarsono mengaku tanaman jagung diserang hama babi hutan, sehingga hasil panen hanya sekitar 150 kilogram.

“Kalo di rekening BUMDes sudah habis, paling sisa sekitar sekitar Rp150 ribu,” sampainya. (PLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *