LEBONG – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Bingin Kuning mendatangi Desa Pelabuhan Talang Liak, Senin (12/1/2026), untuk melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap II Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Monev pagi itu tidak hanya menitikberatkan pada administrasi, tetapi juga memastikan apakah anggaran desa benar-benar diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang dapat dirasakan masyarakat.
Penjabat Kepala Desa Pelabuhan Talang Liak, Yozen Narta, S.Pd, menyampaikan, dua kegiatan menjadi fokus utama, yakni pembangunan saluran irigasi dan pengembangan unit usaha BUMDes di sektor pertanian.
“Yang dicek hari ini adalah kesesuaian antara laporan dengan kondisi riil. Mulai dari kelengkapan berkas sampai ke lokasi kegiatan,” kata Yozen di hadapan tim Monev.

Salah satu kegiatan yang diperiksa adalah proyek irigasi desa sepanjang 141 meter dengan lebar 1,6 meter, yang menyedot anggaran sekitar Rp190 juta. Infrastruktur tersebut diklaim telah selesai dikerjakan dan dipersiapkan untuk menunjang pengairan lahan sawah warga.
Selain itu, tim kecamatan juga meninjau kebun jagung milik BUMDes yang dikelola sebagai program ketahanan pangan desa. Lahan seluas 1,2 hektare tersebut dibiayai dari dana desa dengan nilai sekitar Rp79 juta.
“Kebun jagung ini sebentar lagi masuk masa panen. Kami berharap hasilnya bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dari hasil pantauan awal, Sekretaris Camat Bingin Kuning, Rika, menilai bahwa kegiatan yang dibiayai dari dana desa di Pelabuhan Talang Liak secara umum telah berjalan sesuai rencana. Monev yang dilakukan oleh pihaknya itu diakuinya merupakan bagian dari mekanisme pengawasan rutin kecamatan untuk memastikan dana desa tidak hanya habis di atas kertas, tetapi benar-benar berubah menjadi infrastruktur dan kegiatan produktif di desa.
“Fungsi irigasi ini sangat vital untuk pertanian warga. Karena itu kami mengingatkan agar aset desa yang sudah dibangun dijaga bersama supaya tidak cepat rusak dan tetap memberi manfaat,” kata Rika. (ADV/PLS)














