/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Bermula dari Firasat Suami, Ibu Muda di Lebong Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

3668
×

Bermula dari Firasat Suami, Ibu Muda di Lebong Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini

LEBONG – Tragedi kematian seorang ibu muda berusia 19 tahun berinisial A di Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, hingga kini masih misteri. Korban yang dikabarkan tengah mengandung itu ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.

Saat kejadian, A diketahui berada seorang diri di rumah. Ibunya yang berprofesi sebagai guru sedang mengajar, sementara ayahnya bekerja di luar. Suami korban juga tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Warga sekitar mengaku tidak mendengar suara mencurigakan maupun keributan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Ibunya guru, bapaknya jualan. Dia anak tunggal. Kami tidak dengar ada ribut-ribut sebelumnya,” ujar seorang warga setempat.

Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah suami korban, Oga Yuma Nanda, sekitar pukul 11.00 WIB menghubungi ayah mertuanya. Saat itu, Oga mengaku memiliki firasat buruk terhadap kondisi istrinya. Oga saat itu sedang berada di rumah orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya.

Mendapat kabar tersebut, ayah korban langsung pulang untuk memastikan keadaan putrinya. Setibanya di rumah, ia mendapati A telah tergeletak tidak bernyawa dengan luka sayatan di leher dan darah berceceran di sekitar tubuhnya.

Ayah korban kemudian menghubungi kembali menantunya dan menyampaikan bahwa putrinya mengalami kecelakaan. Hanya saja, dia tidak menjelaskan lebih rinci. Tak lama berselang, Oga datang ke rumah korban bersama ibunya. Ia mendapati sang istri telah meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

Kondisi kamar korban yang berantakan serta luka-luka di tubuh korban semakin menguatkan dugaan adanya perlawanan sebelum korban meninggal dunia.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani aparat kepolisian. Sejumlah barang bukti telah diamankan, dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Namun, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Lebong Utara, Iptu M Miko, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa perkara tersebut kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Lebong.

“Ditangani oleh Satreskrim Polres. Penyelidikan masih berjalan. Untuk perkembangan lebih lanjut, langsung ke Reskrim aja ya,” ujarnya. (PLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *