LEBONG – Dugaan perselingkuhan antara oknum ASN pria di lingkungan Pemkab Lebong berinisial Su (43) dengan seorang pegawai perempuan, sebut saja VK, cukup menyita perhatian publik. Keduanya diketahui sama-sama berstatus sebagai aparatur sipil negara dan telah memiliki pasangan sah.
Ketegangan hubungan gelap itu mencapai puncaknya pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di ruas Jalan Nangai Tayau – Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tubei. Suami VK, berinisial SP, memergoki Su dan VK sedang berada di dalam satu mobil. Emosi tak terkendali, SP bersama beberapa rekannya disebut langsung menganiaya Su hingga mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan berulang menggunakan benda keras.
Tak berhenti di situ, mobil pribadi Su Toyota Innova BD 1018 HL disiram bensin dan dibakar sampai hangus di lokasi kejadian. Usai insiden tersebut, Su melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Lebong.
Dari hasil penyelidikan, Polres Lebong kemudian menetapkan empat orang tersangka, yakni SP, SC, serta dua orang lainnya yang diduga terlibat langsung dalam aksi pemukulan. Motif utama tindakan itu diduga dipicu rasa cemburu dan sakit hati SP terhadap hubungan terlarang antara istrinya dan Su.
Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani, S.I.K, melalui Kasat Reskrim, AKP Darmawel Saleh, S.H., M.H, mengungkapkan, sebelum kejadian, SP berada di Provinsi Riau. Namun ia mendapat informasi bahwa hubungan Su dan VK masih berlanjut, bahkan disebut telah terendus sejak 2021.
“SP sudah mengamati gerak-gerik Su dan VK. Ia kemudian mengajak beberapa kenalannya untuk memergoki pasangan itu. Saat melihat mobil Su, SP menghadang menggunakan kendaraan mereka dan terjadilah penganiayaan,” jelas Darmawel, Jumat (28/11/2025)
Kasat Reskrim menambahkan, keempat tersangka telah diamankan pada Kamis malam, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Dua orang diamankan terlebih dahulu sebelum magrib. Kemudian SP dan satu rekannya menyusul diamankan malam harinya. Total empat orang sudah kita amankan,” singkatnya.
Terkait adanya dugaan perzinahan antara Su dan VK, Darmawel belum memberikan banyak keterangan terkait hal itu. Ia menegaskan pihaknya akan memproses setiap laporan yang masuk sesuai prosedur. (PLS)
Berita terkait: Diduga Pacarin Istri Orang, Oknum Pegawai Dinkes Lebong Dikeroyok, Mobil Dibakar














