/
/
headlineLebong

Kembali Mencuat, Foto Bupati dan Wakil Bupati Lebong Dijadikan Ladang Bisnis oleh Oknum

4988
×

Kembali Mencuat, Foto Bupati dan Wakil Bupati Lebong Dijadikan Ladang Bisnis oleh Oknum

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

LEBONG – Seorang Penjabat (Pj) Kepala Desa di Kabupaten Lebong mengeluhkan harga foto Bupati dan Wakil Bupati Lebong yang dinilai tidak wajar dan memberatkan desa. Foto yang seharusnya menjadi atribut formal pemerintahan itu justru ditawarkan dengan harga tinggi oleh beberapa oknum yang berbeda.

Pj Kades yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, foto tersebut dikirim tiga kali oleh pihak berbeda, masing-masing dengan harga yang tidak sama. Pengantar pertama berinisial A membanderolnya seharga Rp 1,5 juta. Tak lama berselang, camat datang menyerahkan foto yang sama, mengaku titipan dari inisial M, dengan harga Rp 1,3 juta. Belum selesai, seorang lain berinisial B juga mengantar set foto serupa dengan harga Rp 1 juta.

“Kami keberatan karena foto yang sama datang tiga kali dan semuanya minta dibayar. Kalau hanya satu mungkin masih bisa kami maklumi, tapi tiga sekaligus sangat membebani, apalagi dana desa tidak dianggarkan untuk itu,” ujar Pj Kades, Rabu (18/6/2025).

Ia menambahkan, foto-foto tersebut tidak hanya dijual, tetapi juga disertai tekanan moral. Pihak desa merasa tidak bisa menolak karena pihak penjual dikaitkan dengan orang dekat Bupati Azhari.

“Kami ini seperti ayam dilepas tapi tali diinjak. Sebenarnya kami keberatan, tapi tidak ada ruang untuk menolak. Kalau mereka bisa saling koordinasi atau berbagi wilayah, mungkin bisa lebih masuk akal. Ini semua main sendiri-sendiri, dan kami yang jadi korban,” tambahnya.

Pj Kades berharap pemerintah daerah dapat menertibkan praktik semacam ini, yang bukan hanya membebani desa, tetapi juga merusak citra pemerintahan di mata masyarakat.

Persoalan ini mencuat sebagai sorotan publik karena berkaitan langsung dengan pengelolaan keuangan desa dan potensi penyalahgunaan relasi kekuasaan. Hingga berita ini ditayangkan, gobengkulu.com belum berhasil mengonfirmasi informasi tersebut kepada Bupati Lebong, dan saat ini masih diupayakan. (PLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *