/
/
headlinehukum-peristiwarejang-lebong

Usai Voice Call, Mahasiswi di Curup Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

4061
×

Usai Voice Call, Mahasiswi di Curup Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini

REJANG LEBONG –  Seorang mahasiswi berusia 23 tahun bernama Resmareta ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, pada Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 12.45 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua temannya, AS dan NC. Sebelumnya, korban mengobrol (voice call) dengan teman kuliahnya yang berinisial Aw melalui aplikasi Discord. Dalam panggilan tersebut, sekitar pukul 12.27 WIB, Aw mendengar suara korban yang sempat berkata dengan logat daerah, “Ngapoin kau ke siko,” yang berarti “Kenapa kamu ke sini?”. Tak lama setelah itu, sambungan terputus dan suara korban tak terdengar lagi.

Merasa khawatir, Aw menghubungi AS untuk memastikan kondisi Resmareta. AS bersama NC segera mendatangi rumah korban. Setibanya di lokasi, mereka menemukan pintu dalam keadaan setengah terbuka serta bercak darah di keset depan pintu. Saat masuk ke dalam rumah, mereka mendapati korban dalam kondisi mengenaskan di sudut ruangan dengan tangan dan kaki berlumuran darah, serta bercak darah di dinding ruang tamu. Mereka langsung memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Kapolres AKBP Florentus Situngkir melalui Kasi Humas, AKP Sinar Simanjuntak, mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kuat dugaan korban merupakan korban pembunuhan.

“Ditemukan empat luka tusuk di leher dan satu di perut, yang diduga akibat benda tajam,” ungkap Kasi Humas.

Menurut informasi warga, selama ini korban tinggal seorang diri karena orang tuanya berada di kebun di wilayah Tabat Karai, Kabupaten Kepahiang.

Pihak kepolisian juga menduga pelaku merupakan orang yang dikenal oleh korban. Salah satu barang milik korban, yakni laptop yang digunakan saat melakukan panggilan dengan Aw, tidak ditemukan di lokasi kejadian.

“Diduga laptop tersebut dibawa kabur oleh pelaku. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif pelaku,” jelas Kasi Humas. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *