/
/
headlineLebong

Minim Anggaran, Pelayanan Disdukcapil Lebong Terancam Tak Optimal

1931
×

Minim Anggaran, Pelayanan Disdukcapil Lebong Terancam Tak Optimal

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Dukcapil Lebong, Budi Setiawan

LEBONG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebong mengeluhkan keterbatasan anggaran tahun 2025 yang dikhawatirkan dapat mengancam kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil, Budi Setiawan, saat diwawancarai gobengkulu.com di ruang kerjanya, Selasa pagi (10/06/2025). Menurutnya, minimnya anggaran menyebabkan sejumlah program pelayanan, terutama kegiatan jemput bola ke lapangan tidak bisa dijalankan.

“Kita lihat dulu, kalau tidak ada perubahan, imbasnya tentu ke masyarakat. Saya yakin masyarakat tidak tahu-menahu soal ini,” ujar Budi.

Program jemput bola yang biasanya dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen seperti e-KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran kini sulit direalisasikan. Akibatnya, masyarakat harus datang langsung ke kantor Dukcapil untuk mendapatkan layanan.

Lebih lanjut, Budi juga menyoroti pentingnya pengadaan kebutuhan operasional seperti tinta ribbon untuk pencetakan dokumen kependudukan.

“Jangan sampai anggaran pengadaan tinta dinolkan. Kebutuhannya sangat besar. Kita tidak mungkin bilang ke masyarakat bahwa e-KTP atau KIA tidak bisa dicetak karena tinta habis,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera meninjau dan memenuhi kebutuhan anggaran Dukcapil agar pelayanan publik tidak terganggu. Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat memahami kendala yang dihadapi instansinya saat ini.

“Kami berharap ada solusi nyata dari pemerintah agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” pungkas Budi. (PLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *