/
/
headlineLebongpotret-desa

Pembangunan Dinilai Mandek, Pjs Kades Bungin Bakal Dipanggil Jaksa

1621
×

Pembangunan Dinilai Mandek, Pjs Kades Bungin Bakal Dipanggil Jaksa

Sebarkan artikel ini
Pasca titik nol pembangunan tak kunjung dimulai
Kegiatan titik nol, 22 Mei 2023 lalu

GO BENGKULU, LEBONG – Bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023, Pemerintah Desa (Pemdes) Bungin, Kecamatan Bingin Kuning, kabarnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp 150 juta akan membangun irigasi. Bahkan titik nol terhadap pembangunan tersebut telah dilakukan beberapa bulan lalu tepatnya 22 Mei 2023. Tapi sayang, hingga saat ini pembangunan tersebut terpantau tak kunjung dimulai bahkan seolah terbengkalai karena sudah hampir 2 bulan lebih dibiarkan begitu saja.

Terkait hal itu, Pjs Kepala Desa Bungin, Sangkut, ketika dikonfirmasi awak gobengkulu.com, Rabu (2/8/2023) kemarin menuturkan, pembangunan irigasi tersebut bukannya sengaja untuk diberhentikan atau dibiarkan terbengkalai tapi pihaknya masih menunggu ketersediaan anggaran. Dia berdalih, pencairan tahap I beberapa waktu lalu hanya cukup untuk membeli kebutuhan material saja sedangkan untuk upah tukang anggarannya belum cukup jika mau diakomodir dari pencairan tahap I. Rencananya, lanjut Sangkut, progres pembangunan akan dimulai setelah pencairan DD tahap II.

“Untuk saat ini upah tukangnya belum ada, dak mungkin kita suruh orang kerja kalau upahnya belum ada apalagi ini musim paceklik. Kita masih proses pengajuan pencairan tahap II, kalau cair nanti pekerjaan akan kita mulai,” jelasnya.

Sementara itu, keterlambatan progres pembangunan di Desa Bungin itu itu rupanya telah terendus oleh Kejaksaan Negeri Lebong. Kepala Kejaksaan Negeri Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH., M. Hum, melalui Kasi Intel Minang Zazali, SH, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Pjs Kepala Desa Bungin untuk meminta klarifikasi terkait mandeknya pembangunan yang sudah dilakukan titik nol beberapa bulan lalu itu. Pihaknya akan mempertanyakan terkait kendala yang ada di desa tersebut karena sudah lama dilakukan titik nol tapi progres pembangunan tak kunjung berjalan.

“Dalam waktu dekat kita akan panggil Pjs Kadesnya, kita akan minta klarifikasi kenapa pembangunan tak kunjung dimulai,” ujarnya. (Pls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *