/
/
headlinehukum-peristiwarejang-lebong

Tegur Siswanya Merokok, Guru ini Malah Dianiaya Wali Murid

1772
×

Tegur Siswanya Merokok, Guru ini Malah Dianiaya Wali Murid

Sebarkan artikel ini
guru dianiaya hingga pecah mata

GO BENGKULU, REJANG LEBONG – Malang dialami Zaharman (58), salah satu guru di SMAN 7 Rejang Lebong. Dia mengalami penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh salah satu wali murid di sekolahnya hingga mengalami pendarahan di daerah mata. Akibatnya Zurman terpaksa harus dilarikan ke RS AR Bunda Kota Lubuk Linggau untuk menjalani operasi.

Informasi terhimpun, kejadian tersebut bermula pada hari Senin (31/7/2023) kemarin. Awalnya, korban menegur salah satu muridnya yang ketahuan merokok di lingkungan sekolah, tapi teguran dari Zaharman itu kabarnya tidak digubris sehingga memicu emosi korban yang kemudian langsung menendang siswanya yang ketahuan merokok itu. Rupanya, siswa yang ditegur oleh Zaharman itu tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut pada orang tuanya.

Menerima laporan dari anaknya, orang tua murid tersebut naik pitam dan mendatangi SMAN 7 tempat anaknya bersekolah pada Selasa (1/8/2023). Setibanya di sekolah, orang tua murid tersebut langsung menemui korban dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan ketapel berpeluru batu. Peluru ketapel tersebut mengenai mata korban hingga mengalami pendarahan parah. Usai melakukan aksinya, terduga pelaku yang merupakan wali murid tersebut langsung pergi meninggalkan sekolah.

Kapolsek Padang Ulak Tanding, Iptu. Hengky Novrianto, SH., MH, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah turun ke lokasi (SMAN 7) untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pihaknya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian. Kata Kapolsek, perkara tersebut masih didalami dan pihaknya masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

“Usai melakukan aksinya terduga pelaku (Orang Tua Murid, red) itu langsung meninggalkan lokasi, sementara korban langsung dilarikan ke RS AR Bunda Kota Lubuk Linggau,” terang Kapolsek. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *