/
/
headlineLebong

Masih Banyak Aset Lahan Kabupaten Lebong yang Belum Bersertifikat

145
×

Masih Banyak Aset Lahan Kabupaten Lebong yang Belum Bersertifikat

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Aset Gundala

GO BENGKULU, LEBONG – Aset daerah merupakan barang yang dimiliki maupun yang dikuasai pemerintah daerah, yang dibeli atau diperoleh atas beban uang negara (APBD) atau berasal dari perolehan lainnya yang sah. Aset tersebut tentunya harus dijaga keamanannya dan juga harus jelas pemanfaatannya. Untuk keamanan, tentunya harus dimulai dari kejelasan administrasi, pemanfaatan dan juga legalitas kepemilikannya di mata hukum. Jika tidak, hal itu akan berpotensi menimbulkan konflik bahkan tidak menutup kemungkinan akan merugikan daerah.

Kepala Badan Keuangan Daerah, Erik Rosadi, melalui Kepala Bidang Aset, Gundala, saat dibincangi Kamis (22/6/2023) siang tak menampik jika saat ini masih banyak BMD Kabupaten Lebong yang belum tertib administrasi termasuk juga kekuatan kepemilikannya di mata hukum. Diakuinya, saat ini Kabupaten Lebong memiliki sekitar 626 lahan (Tanah, red). Dari 626 lahan itu ternyata baru 240 saja yang sudah memiliki sertifikat sementara 386 lainnya belum. Untuk itu, pihaknya langsung bergerak dengan melibatkan petugas dari BPN (Badan Pertanahan Negara) untuk melakukan pengukuran.

“Dari 626 baru 240 lahan yang sudah bersertifikat sementara 386 lagi belum,” ujar Gundala.

Lanjut Gundala, penertiban aset tersebut masuk dalam atensi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang sudah beberapa kali disampaikan. KPK mentargetkan paling lambat tahun 2025 semua aset daerah Kabupaten Lebong yang sudah jelas kedudukannya harus jelas juga administrasinya di mata hukum (Sertifikat). Sertifikat adalah kekuatan bukti kepemilikan yang bisa dipertaruhkan di mata hukum. Artinya, sertifikat juga salah satu upaya pengamanan aset daerah.

“Kita ditarget hingga tahun 2025 semuanya harus tuntas,” ujarnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *