/
/
headlineLebong

Objek Wisata Danau Picung Belum Setor, Target PAD Sudah Capai 66,4 Persen

240
×

Objek Wisata Danau Picung Belum Setor, Target PAD Sudah Capai 66,4 Persen

Sebarkan artikel ini
Karcis Masuk Picung
Karcis Masuk (Mobil, red) ke objek wisata Danau Picung pada saat lebaran Idul Fitri

GO BENGKULU, LEBONG – Kendati diklaim oleh masyarakat sebagai destinasi wisata paling mahal (Saat Lebaran Idul Fitri, red) di Kabupaten Lebong, ternyata hingga saat ini memasuki triwulan II (Pasca Lebaran) objek wisata yang kabarnya milik mantan Bupati ini belum setor PAD (Pendapatan Asli Daerah) sama sekali.

Informasi terhimpun, per hari ini, Kamis (11/5/2023), dari 3 objek wisata yang dibebankan PAD (Pendapatan Asli Daerah) oleh Pemkab Lebong, ternyata baru 2 objek wisata saja yang sudah setor PAD, yakni, objek wisata Air Putih yang terletak di Kecamatan Pinang Belapis dan objek wisata Pulau Harapan yang ada di Kecamatan Lebong Selatan. Sementara, objek wisata Danau Picung kabarnya belum setor sama sekali.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Riki Irawan, ketika dikonfirmasi tak menampik akan hal itu. Namun demikian, Riki menuturkan, kendati objek wisata Danau Picung belum setor sama sekali tapi dari setoran 2 objek wisata yang sudah masuk ke kas daerah nilainya sudah cukup fantastis jika dipersentasekan dengan target tahun ini. Dia menjelaskan, secara global target PAD dari sektor wisata ada di angka Rp 70 juta. Dari target tersebut, PAD yang sudah masuk ke kas daerah per triwulan II sudah mencapai Rp 46,5 juta atau sekitar 66,4 persen.

“Ini sejarah pertama di Kabupaten Lebong, baru masuk triwulan II target PAD dari sektor wisata sudah tembus 66,4 persen, kita yakin tahun ini target akan tembus 100 persen,” sampainya.

Riki menerangkan, masing-masing lokasi wisata sudah memiliki kontrak target selama satu tahun, sehingga berapapun yang mereka dapatkan dari kunjungan selama satu tahun beban PAD mereka tetap disesuaikan dengan kontrak yang sudah ada.

“Jika ada kenaikan ataupun penurunan pendapatan itulah yang akan kita jadikan acuan untuk bahan evaluasi target tahun depan,” jelasnya.

Terkhusus untuk wisata Danau Picung yang belum setor PAD sama sekali, Riki mengimbau agar segera menyegerakan kewajibannya. Sesuai kesepakatan dalam kontrak, pengelola wisata bisa mencicil PAD yang dibebankan sebanyak 4 tahap dalam setahun, yakni dicicil per triwulan.

“Inikan sudah masuk triwulan II, jadi kami minta pengelola objek wisata Danau Picung bisa segera menyetorkan kewajibannya,” imbau Riki.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, melalui Kepala Bidang Pendapatan, Monginsidi, membenarkan dari data yang dia punya baru 2 objek wisata yang sudah setor PAD, yakni, objek wisata Air Putih dan objek wisata Pulau Harapan. Dari dua objek wisata tersebut sudah masuk ke kas daerah PAD senilai Rp 46,5 juta, dengan rincian objek wisata Air Putih Rp 45 juta sementara objek wisata Pulau Harapan baru Rp 1,5 juta.

“Sejauh ini dari objek wisata Danau Picung belum ada masuk sama sekali,” singkatnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *