/
/
headlineLebong

400 Pcs Kartu Tani Warga Bingin Kuning Siap Dibagikan

195
×

400 Pcs Kartu Tani Warga Bingin Kuning Siap Dibagikan

Sebarkan artikel ini
bupati kartu tani

GO BENGKULU, LEBONG – Bupati Lebong, Kopli Ansori, konsisten untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Lebong. Hal itu sudah dimulainya sejak awal kepemimpinannya di tahun 2021 lalu. Dengan berbagai cara Bupati Kopli mengajak petani agar ikut program MT-II (Musim Tanam ke-dua) untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Bahkan Bupati termuda se-Provinsi Bengkulu ini pun tidak segan-segan mengalokasikan APBD Kabupaten Lebong untuk memacu semangat para petani. Mulai dari pembagian bibit gratis, pupuk gratis, pestisida, hingga memberikan reward kepada petani yang berhasil mengikuti program MT-II.

“Kita punya hamparan sawah yang luas dan sumber air yang cukup, tapi selama ini kita terbelenggu dengan mitos yang ternyata tidak benar,” kata bupati saat dibincangi tidak lama ini.

Dia menambahkan, salah satu keluhan petani selama ini adalah kelangkaan pupuk subsidi. Kelangkaan itu menurutnya disinyalir karena banyaknya oknum pemain yang memanfaatkan peluang untuk mencari keuntungan pribadi. Hal itu terjadi karena sistem penyaluran pupuk subsidi selama ini tidak begitu ketat bahkan siapa saja yang mengaku petani bisa dengan bebas mendapatkannya sehingga orang yang memang benar-benar berprofesi sebagai petani tidak kebagian.

“Saya sadari, selama ini kelangkaan pupuk subsidi kerap menjadi keluhan petani, itu karena sistem penyaluran kita selama ini masih longgar sehingga banyak cela para pembisnis,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, jelas bupati, saat ini pemerintah sudah memperketat sistem penyaluran pupuk subsidi. Untuk mendapatkan pupuk subsidi, petani wajib punya kartu tani yang berfungsi sebagai data sekaligus untuk pembayaran pupuk subsidi menggunakan mesin electronic data capture (EDC) dari bank mitra pemerintah. Petani yang tidak memiliki kartu tani atau kartu taninya tidak aktif maupun terblokir, mereka tidak dapat menebus pupuk subsidi.

“Yang tidak punya kartu tani tidak akan bisa mendapatkan pupuk subsidi. Yang bisa mendapatkan kartu tani juga orang yang memang benar-benar petani dan sudah tergabung dalam kelompok tani,” jelasnya.

Sebab itu, bupati kembali mengimbau kepada para petani di Kabupaten Lebong agar bergabung dalam kelompok tani, karena kartu tani hanya bisa diberikan kepada petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani dan harus punya KTP (Kartu Tanda Penduduk). Untuk lebih jelasnya bupati mengarahkan para petani untuk berkoordinasi dengan PPL (Penyuluhan Pertanian Lapangan), atau bisa datang langsung ke Dinas Pertanian.

“Gabung dalam kelompok tani dulu. Silahkan koordinasi dengan ketua kelompok, penyuluh atau bisa datang langsung ke Dinas Pertanian untuk penjelasannya,” terang bupati.

PPL wilayah Kecamatan Bingin Kuning, Reti

Di lain tempat, PPL Kecamatan Bingin Kuning, Reti, mengatakan, saat ini ada sekitar 400 pcs kartu tani siap dibagikan di wilayahnya. Dari 400 pcs kartu yang siap dibagikan itu diakui Reti baru 40 orang yang sudah mengambil, sementara 360 orang lainnya belum. Dia pun meminta kepada para petani di wilayah Kecamatan Bingin Kuning yang merasa pernah mengurus kartu tani agar segera mengambil kartu tersebut di kantornya agar bisa segera diaktifkan.

“Ini adalah pembagian tahap II. Dari 400 pcs itu baru 40 orang yang ngambil, 360 lagi belum. Saya minta kepada yang belum ngambil harap segera diambil agar bisa langsung diaktifkan,” terang Reti, Rabu (1/3/2023) siang. (Pls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *