/
/
headlineLebong

Empat Raperda Prioritas Pemkab Lebong Mulai Masuk ke Dewan

90
×

Empat Raperda Prioritas Pemkab Lebong Mulai Masuk ke Dewan

Sebarkan artikel ini
Paripurna

GO BENGKULU, LEBONG – DPRD Kabupaten Lebong menggelar rapat paripurna penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2023, Senin (13/2/2023). Rapat Paripurna dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen dengan didampingi Wakil Ketua I (Waka I), Dedi Haryanto, dan Waka II Popi Ansa. Rapat paripurna juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Lebong.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Fahrurrozi membacakan langsung 4 Raperda yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Lebong tahun 2023, di antaranya, Raperda Pajak Daerah dan Distribusi Daerah, Raperda Pendirian Perusahaan Umum Daerah Air Minum. Lalu Raperda Penyertaan Modal Perumda Perberasan dan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Paripurna

“Pengembangan usaha ekonomi daerah berbasis pertanian merupakan salah satu cara untuk meningkatkan PAD guna membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan secara umum,” ujar Wabup

Pada kesempatan itu Wabup juga menjelaskan, Perumda Karang Nio didirikan berdasarkan Perda No 8 tahun 2021 yang tujuan utamanya untuk meningkatkan produksi usaha dan nilai jual beras serta usaha industri pendukung lainnya.

“Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, aktifitas usaha perberasan meliputi pengelolaan, produksi dan perdangangan beras. Kemudian pengeringan padi, jual beli gabah, jual beli sarana produksi pertanian, sewa gedung pertanian, dan usaha lain di bidang perberasan,” kata Wabup.

Paripurna

Menanggapi penyampaian dari Wabup, Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen mengatakan, dibentuknya Perda merupakan bahan pengelolaan hukum di tingkat daerah, dalam rangka mewujudkan kebutuhan-kebutuhan perangkat peraturan daerah dalam perundang-undangan. Jangan hanya mengejar target waktu akan tetapi dari segi kualitas juga akan tercapai dimana dengan diterbitkannya nanti raperda dapat dijalankan dengan baik dan optimal.

“Sebelum mengakhiri rapat paripurna hari ini perlu kembali kami mengingatkan dan mengajak mari kita bahas Raperda ini secara seksama dan maksimal sehingga dapat diselesaikan,” sampainya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *