/
/
headlineLebong

3 Bulan Menunggu Akhirnya Budi Dilantik

242
×

3 Bulan Menunggu Akhirnya Budi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Kepala Dinas Dukcapil
Budi Setiawan, berdiri sebelah kiri bupati.

GO BENGKULU, LEBONG – Setelah hampir 3 bulan tertunda, akhirnya pada Rabu (8/2/2023) siang, Budi Setiawan, resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebong. Budi dilantik berdasarkan SK Kemendagri RI Nomor 800.1.3.3-16 tertanggal 10 Januari 2023, yang ditandatangani langsung oleh Mendagri RI Tito Karnavian.  Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd, dan disaksikan langsung oleh Bupati Kopli Ansori, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam sambutannya seusai acara pelantikan, Wabup mengucapkan selamat menjalankan tugas dan Wabup berpesan agar dapat menjalankan amanah dengan baik. Wabup menegaskan, Dinas Dukcapil merupakan instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat terkait administrasi kependudukan. Oleh sebab itu, Wabup meminta kepada Budi yang baru saja dilantik agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selama ini kinerja Disdukcapil sudah bagus, dengan dilantiknya kepala Dinas definitif ini kita harapkan pelayanan akan lebih bagus lagi dan lebih maksimal,” kata Wabup.

Wabup menambahkan, administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bukan merupakan pelayanan dasar, namun, dia menyebut dokumen kependudukan menjadi dasar semua pelayanan publik. Seperti, layanan kesehatan dan layanan pendidikan. Bukan itu saja, termasuk juga bantuan sosial, ketenagakerjaan dan banyak lagi layanan lain yang membutuhkan NIK sebagai persyaratan utama.

“Hampir setiap masyarakat akan berurusan dengan Disdukcapil. Artinya, Disdukcapil memiliki peran sentral dalam tata kelola pemerintah jadi saya minta agar dapat menyuguhkan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan saya yakin pak Budi ini orang yang tepat,” timpanya.

Untuk diketahui, sekitar bulan September tahun lalu Pemerintah Kabupaten Lebong menggelar lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi 21 posisi jabatan eselon II yang saat itu dalam keadaan kosong. Pada tahapan pendaftaran, dari 21 posisi jabatan yang dilelang ternyata hanya 18 posisi saja yang memenuhi syarat untuk dilanjut ke tahap selanjutnya, sementara 3 posisi lainnya tidak ada peminat (Pendaftar). Setelah menjalani tahapan seleksi, pada tanggal 3 November 2022 bupati melantik 17 orang yang dinilai lulus dan mendapat rekomendasi KASN, sementara untuk jabatan Kepala Dinas Dukcapil masih tertunda lantaran belum adanya rekomendasi dari Mendagri. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *