/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Viral Isu Penculikan, Ini Pesan Ketua DPRD Lebong

82
×

Viral Isu Penculikan, Ini Pesan Ketua DPRD Lebong

Sebarkan artikel ini
carles ronsen
Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen

GO BENGKULU, LEBONG – Belakangan ini marak beredar isu penculikan anak yang terjadi dimana-mana. Tidak bisa dipungkiri isu tersebut berhasil mengusik ketenangan para orang tua yang mempunyai anak kecil, tidak terkecuali para orang tua di wilayah Kabupaten Lebong.

Menyikapi isu yang belum tahu kebenarannya itu, Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, meminta kepada masyarakat Lebong agar tidak panik dan tetap waspada. Dia pun meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya denga informasi-informasi tidak jelas sumber dan kebenarannya.

“Jangan panik, yang terpenting adalah tetap waspada,” kata Ketua, Jumat (27/1/2023).

Sejauh ini, lanjutnya, terkhusus di wilayah Provinsi Bengkulu dia belum pernah mendengar ada satu pun otoritas kepolisian yang merilis secara resmi adanya kejadian penculikan, yang ada hanya informasi yang beredar di medis sosial.

“Yang marak inikan di Medsos, itupun disebarkan oleh orang-orang yang juga belum tahu kebenarannya. Jika memang iya, tentu kejadian itu akan sampai pada pihak kepolisian. Buktinya hingga sekarang belum ada,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, sampai melakukan hal-hal negatif yang dapat mencelakakan orang lain. Seperti yang terjadi di salah satu kabupaten di wilayah Bengkulu tidak lama ini mengeroyok orang asing yang dituduh sebagai penculik padahal bukan. Seharusnya, jika memang ada orang asing yang gelagatnya mencurigakan segera laporkan ke pihak yang berwajib atau ke pemerintahan desa setempat untuk ditanyakan secara baik-baik.

“Bukannya mengambil tindakan sendiri apalagi sampai tindakan itu salah sasaran,” jelasnya.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan mudah percaya dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Namun, dia mengimbau agar tetap waspada dan hati-hati. Dia juga meminta agar orang tua mengedukasi anak-anaknya agar tidak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal.

“Ajarkan kepada anak-anak kita agar tidak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal apalagi sampai dibujuk dengan iming-iming uang ataupun makanan. Intinya tetap tenang dan jaga anak-anak kita,” tandasnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *