/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Alot, Perkara LPJU Tak Kunjung Rampung

296
×

Alot, Perkara LPJU Tak Kunjung Rampung

Sebarkan artikel ini
LPJU
Kajari Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum

GO BENGKULU, LEBONG – Polemik terkait kelebihan bayar Lampu Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Lebong tampaknya berjalan alot. Kendati sudah melibatkan banyak pihak tapi polemik antara Pemkab Lebong dengan pihak PLN ini tak kunjung rampung. Kabarnya terdapat indikasi kelebihan bayar dari Pemkab Lebong terhadap tagihan LPJU yang diminta PLN. Belum diketahui secara pasti kelebihan seperti apa yang dimaksud, informasi sementara terdapat indikasi tagihan yang tumpang tindih.

Perkara tersebut pernah difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Lebong melalui hearing dengan menghadirkan kedua belah pihak (Pemkab Lebong dan PLN Rayon Muara Aman) untuk saling menyampaikan pendapat. Tapi sayang, hearing yang digelar hari itu belum menemukan titik terang, pihak Pemkab Lebong menilai keterangan  yang disampaikan pihak PLN berbelit-belit dan tidak masuk akal.

Bukan hanya difasilitasi oleh DPRD, Pemkab Lebong juga pernah meminta bantuan BPK dan BPKP untuk membantu penyelesaian permasalahan tersebut tapi belum jua menemukan titik terang. Selain itu, pernah juga difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri Lebong melalui seksi Perdata dan Tata Usaha Negara tapi belum juga menemukan titik terang.

Tak kunjung rampung, akhirnya perkara tersebut dilirik oleh Kejari Lebong untuk dilakukan penyelidikan karena terendus adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum.

Seperti disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum, Kamis (15/12/2022), saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Pihaknya tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi yang berkaitan dengan perkara tersebut. Namun, dia menyebut pihaknya tidak ingin buru-buru, karena perkara dugaan kelebihan tagihan pembayaran LPJU tersebut sudah berlangsung sangat lama sehingga banyak pihak yang harus diperiksa.

“Kita tengah lakukan penyelidikan, kami minta doa dan dukungan dari semua pihak agar perkara ini segera terungkap siapa aktornya,” sampai Arief. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *