Salah Guna, Mobnas di Kepahiang Dipakai untuk Angkut Batu

mobnas angkut batu

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Ada-ada saja ulah oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang. Oknum pejabat yang difasilitasi dengan kendaraan dinas ini malah menyalahgunakan fasilitas yang dipinjamkan padanya. Kejadian tersebut terpantau pada Selasa (4/10/2022) kemarin. Mobnas jenis Suzuki APV warna hitam dengan nomor polisi BD 1014 GY terpantau saat parkir di pinggir jalan lintas Curup-Kepahiang tepatnya di Desa Karang Anyar, dengan seorang lelaki yang sedang memasukkan material batu ke dalam Mobnas tersebut.

Usut punya usut, ternyata Mobnas dengan nomor polisi BD 1014 GY adalah aset milik Dinas Perpustakaan Daerah Kepahiang yang sehari-harinya digunakan oleh Sekretaris Dinas Perpusda.

Kepala Dinas Perpusda Kepahiang, Muktar Yatip, saat dikonfirmasi Rabu (5/10/2022) siang, beliau tak menampik bahwa Mobnas dengan Nopol BD 1014 GY adalah aset milik dinas yang dia pimpin yang sehari-harinya digunakan oleh Sekretaris Dinas sebagai kendaraan operasional.

“Iya benar, itu mobil dinas kita,” kata Kadis.

Dia pun mengaku telah mendapat informasi terkait dugaan penyalahgunaan Mobnas oleh sekretaris dinasnya itu dan telah dikonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Alhasil, dia (Sekdis, red) mengakui bahwa memang benar Mobnasnya kemarin digunakan untuk mengangkut batu oleh suaminya. Lanjut Muktar, kepadanya Sekdis mengaku bahwa kemarin keluarganya mendapat musibah, yakni, kolam di belakang rumahnya jebol. Oleh sebab itu, dia minta tolong kepada suaminya untuk mengangkut batu untuk membenari kolamnya yang jebol itu.

“Saya sudah kasih ultimatum agar tidak diulangi lagi. Kendaraan dinas gunanya untuk menunjang kinerja dan tidak boleh digunakan untuk hal lain di luar urusan kerja apa lagi untuk urusan pribadi,” kata Kadis.

Selanjutnya, Kadis mengaku telah membuat konsep surat peringatan agar hal itu tidak terulang lagi. Jika masih diulangi lagi maka mobil akan ditarik.

“Kalau masih diulangi lagi maka kita akan ambil tindakan tegas, terpaksa kita kandangkan dulu mobilnya,” tegas Kadis. (OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here