/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Kerap Diteror OTD, Rian Yakin Kebakaran Rumahnya Bukan Akibat Korsleting Listrik

235
×

Kerap Diteror OTD, Rian Yakin Kebakaran Rumahnya Bukan Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Kebakaran di Gandung Baru
Kebakaran di Desa Gandung Baru

GO BENGKULU, LEBONG – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Lebong pada Selasa (4/10/2022) pagi sekira pukul 11.00 WIB. Kali ini api melahap rumah yang juga merupakan bengkel las milik Adha Satrianto (35), warga Desa Gandung Baru, Kecamatan Lebong Utara. Rumah milik pria yang akrab disapa Rian ini nyaris ludes saat dirinya sedang bekerja di luar rumah. Beruntung, berkat kesigapan masyarakat sekitar dan dibantu tim PBK (Pemadam Bahaya Kebakaran) api berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak terlalu parah dan hanya menghanguskan perabotan rumah tangga berikut peralatan bengkel las milik korban saja. Kerugian ditafsir mencapai Rp 10 juta.

Kapolsek Lebong Utara, Iptu Subkhan, menceritakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Untuk penyebab kebakaran, Kapolsek belum bisa memastikan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara pihaknya menduga sumber api berasal dari korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan oleh masyarakat setempat dibantu 3 unit mobil pemadam kebakaran.

“Beruntung api cepat diketahui sehingga kejadiannya tidak terlalu parah. Untuk sementara kita menduga api berasal dari korsleting listrik,” jelasnya.

Sementara itu, Rian menceritakan, dia mengetahui kejadian tersebut dari istrinya melalui telepon. Dia saat itu sedang bekerja di luar, di Kelurahan Kampung Jawa. Dia pun mengaku belum tahu persis api berasal dari mana, tapi dia berkeyakinan api bukan berasal dari korsleting listrik karena dirinya sangat teliti dengan sambungan listrik. Menariknya, Rian mengaku dalam 3 hari ke terakhir rumahnya kerap mendapat teror dengan dilempari batu ke arah pintu rolling rumahnya oleh OTD (Orang Tidak Dikenal). Namun demikian, dia tidak mau berspekulasi atau pun berburuk sangka. Dia menerima semua yang terjadi adalah musibah. Terlepas ada kemungkinan penyebab lain, dia menyerahkan sepenuhnya kepada APH (Aparat Penegak Hukum).

“Kalo korsleting listrik saya yakin tidak, karena saya sangat hati-hati dan teliti denga sambungan listrik. Tapi ada yang aneh 3 hari ke belakang rumah saya sering dilempar OTD. Tapi saya tidak mau berburuk sangka, sepenuhnya saya menyerahkan kepada APH,” ujarnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *