/
/
headlineLebongpotret-desa

Pilkades Belum Jelas, APDESI Bakal Demo Bupati dan DPRD

156
×

Pilkades Belum Jelas, APDESI Bakal Demo Bupati dan DPRD

Sebarkan artikel ini
APDESI DEMO PILKADES

GO BENGKULU, LEBONG – Lebih dari seribu massa kabarnya akan mengeruduk kantor Bupati dan Kantor DPRD Lebong, Selasa (13/9/2022) pekan depan. Aksi massa tersebut dalam rangka menyampaikan aspirasi (Tuntutan, red) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022 yang dikhawatirkan tidak akan terlaksana tahun ini.

Ketua APDESI  (Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Lebong, Armen Machfudi, saat dibincangi awak gobengkulu.com, Kamis (8/9/2022) siang, membenarkan bahwa pihaknya akan membawa massa untuk melakukan aksi di depan kantor Bupati dan Kantor DPRD Lebong Selasa pekan depan.

Massa yang akan dibawa pun tidak tanggung-tanggung, Armen mengaku akan melibatkan massa dari 65 desa yang jabatan Kadesnya akan berakhir tahun ini. Setiap desa dia mengaku akan mengirim 20 orang sehingga jika dikalkulasi jumlah massa yang hadir sekitar 1300 orang, bahkan jumlah itu menurutnya bisa lebih.

“Masing-masing desa akan mengirim sedikitnya 20 orang, bisa juga lebih,” ujarnya.

Lanjut Armen, pihaknya akan melakukan aksi damai di dua titik, pertama di depan Kantor bupati kemudian lanjut ke Kantor DPRD. Dalam aksi tersebut pihaknya akan mempertanyakan dan mendesak Pemkab Lebong untuk melaksanakan Pilkades tahun ini karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Menurutnya, jika Pilkades batal digelar tahun ini, maka 65 desa akan dipimpin oleh Pjs (Pejabat Sementara) dalam kurun waktu yang cukup lama dan menurutnya hal tersebut akan merugikan masyarakat.

“Kami butuh kepastian, Pilkades ini dilaksanakan apa tidak tahun ini. Jangan hanya janji, kami butuh kejelasan hitam di atas putih. Tapi jika memang tidak akan dilaksanakan, kami juga minta tolong sampaikan yang sebenarnya, jangan kasih harapan palsu,” cetusnya.

Armen juga mengaku pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan ke Polres Lebong, Bupati dan DPRD terkait rencana aksi yang akan digelarnya pekan depan itu. Pihaknya berharap bupati, Sekda, dan semua pejabat yang berhubungan dengan Pilkades termasuk juga Komisi I DPRD agar dapat menemui dan menjelaskan ke massa yang hadir nanti.

“Surat pemberitahuan sudah kita layangkan, tadi kami ditawari untuk hearing dengan tidak membawa massa, tapi setelah saya koordinasi dengan teman-teman yang lain semuanya tetap ingin melakukan aksi karena sudah beberapa kali hearing tidak membuahkan hasil,” tandasnya.

Informasi terhimpun, titik kumpul massa aksi akan dipusatkan di tugu presidium, Kelurahan Tanjung Agung, sekitar pukul 09.00 WIB. (YF)

Baca juga:

Pilkades atau Pjs?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *