/
/
headlineLebong

Pendaftaran Lelang JPTP Masih Dibuka, Pansel Diminta Transparan

146
×

Pendaftaran Lelang JPTP Masih Dibuka, Pansel Diminta Transparan

Sebarkan artikel ini
lelang jabatan
ILUSTRASI

GO BENGKULU, LEBONG – Sudah 3 pekan pendaftaran lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong dibuka, tapi jumlah pelamar masih saja kurang untuk dilanjut ke tahapan berikutnya. Terdapat 9 posisi jabatan yang belum memenuhi kuota minimal pelamar yang dipersyaratkan untuk lanjut ke tahapan berikutnya. Bahkan, dari 9 posisi tersebut masih ada 2 posisi jabatan yang belum ada pelamar sama sekali, yakni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Sekretaris Dewan (Sekwan). Sementara, 7 posisi lainnya sudah ada pelamar tapi masih kurang, meliputi, BPBD, Perkim, BKPSDM, Kominfo, Sat Pol PP, BKD dan Pertanian.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Mustarani Abidin, saat dikonfirmasi Kamis (18/8/2022) sore, membenarkan bahwa Disdikbud dan Sekwan masih nihil pelamar. Selain 2 posisi jabatan itu, Sekda juga membenarkan 7 posisi lainnya sudah ada pelamar tapi masih kurang dari jumlah minimal yang dipersyaratkan. Kata Sekda, untuk bisa dilelang, 1 posisi jabatan minimal harus ada 4 peserta.

“Sampai dengan hari ini peserta masih kurang. Kita tunggu hingga berakhir masa perpanjangan pertama ini, 23 Agustus mendatang. Kalo masih kurang juga maka kita perpanjang lagi 7 hari ke depan,” Kata Mustarani.

Mustarani juga menjelaskan, jika sudah 2 kali perpanjangan ternyata peserta masih kurang juga, maka lelang tetap akan dilanjut tapi hanya sebatas untuk posisi jabatan yang jumlah pesertanya sudah cukup.

“Kalo sudah 2 kali perpanjangan ternyata masih ada posisi jabatan yang kurang pelamarnya, lelang tetap dilanjut tapi hanya untuk posisi yang pelamarnya sudah cukup saja,” terangnya.

Ditanyai siapa saja nama-nama pelamar dan melamar di posisi jabatan apa, Mustarani masih enggan bercerita. Dia berdalih info tersebut belum bisa dibocorkan ke publik karena masih dalam tahapan pendaftaran.

“Kalo untuk rincian nama pelamar dan dia melamar di posisi jabatan mana, itu belum bisa kita buka karena ini masih tahapan pendaftaran, nanti juga akan dikasih tahu,” dalihnya.

Di sisi lain, salah satu pemuda Lebong, Riko Antonius, berpendapat, seharusnya Pansel tidak menutup informasi terkait lelang jabatan ini karena masyarakat juga ingin tahu siapa saja calon-calon yang akan menduduki jabatan penting di Kabupaten Lebong ini. Masyarakat juga berhak tahu latar belakang dan rekam jejak orang-orang yang akan menjabat di Kabupaten Lebong kendatipun keputusan nantinya tetap di tangan bupati.

“Seharusnya informasi nama-nama pelamar dan dianya melamar dimana harus dibuka ke publik. Publik juga berhak berpendapat dan berhak tahu siapa nantiya yang akan menjabat di Kabupaten Lebong ini,” cetusnya.

Dia juga menuturkan, jika informasi ditutup bagaimana publik bisa menilai. Karena salah satu tahapan adalah penelusuran rekam jejak. Rekam jejak tentunya harus ditelusuri melalui pendapat publik dan kinerjanya selama ini.

“Kalo orangnya saja kita tidak tahu bagaimana masyarakat mau menilai,” imbuhnya.

Jika nama pelamar dan dimana dia melamar tidak dibuka ke publik, Riko berpendapat Pansel berpeluang main curang (Negosiasi, red). Bisa saja berkasnya berubah-ubah sesuai kebutuhan. Misalnya, pertama si Bedul melamar di posisi jabatan A, setelah masa pendaftaran habis ternyata jabatan B masih kekurangan pelamar, sementara jabatan B ini memang benar-benar mau diisi pejabat definitifnya oleh bupati. Bisa saja berkas Bedul dialihkan untuk melamar di jabatan B untuk memenuhi syarat lelang di jabatan B itu tadi.

“Semuakan bisa dinegosiasi, karena tidak semua pelamar serius ikut lelang, saya yakin dari sekian pelamar pasti ada yang hanya ikut-ikutan saja untuk mendampingi teman. Makanya sebaiknya Pansel transparan agar tidak menimbulkan opini-opini negatif di publik. Katanya lelang terbuka, masa informasi tidak transparan,” tandas Riko. (YF)

Baca juga:

Sepi Peminat, Lelang JPTP Lebong Diperpanjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *