/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Damkar Macet, Rumah Warga Mubai Ludes Terbakar

243
×

Damkar Macet, Rumah Warga Mubai Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN

GO BENGKULU, LEBONG – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Lebong. Kali ini terjadi di Kelurahan Mubai, Kecamatan Lebong Selatan, tepatnya di gang SD 83 Lebong, pada Rabu (10/8/2022) pagi sekitar pukul 10.15 WIB. Kebakaran yang berlangsung sekitar 1 jam ini berhasil meluluh lantahkan rumah milik Ja’al (70) yang saat itu dalam keadaan kosong. Rumah 2 tingkat yang terbuat dari kayu itu ludes tak tersisa.

Selain rumah Ja’al, terdapat juga rumah warga lainnya yang nyaris ludes dan hanya menyisakan dinding betonnya saja, yakni rumah milik Marlin (45) yang berada tepat di belakang rumah Ja’al. Tidak berhenti sampai di situ, api juga merayap ke 3 rumah warga lainnya yang berada tidak jauh dari rumah korban pertama, yakni, rumah milik Darwis (65) kemudian rumah Toton dan rumah Waliya (34). Beruntung 3 rumah ini tidak begitu parah, api hanya menjilat bagian atap dan sebagian dinding. Setelah kurang lebih 1 jam, api berhasil dipadamkan oleh warga setempat dengan menggunakan alat seadanya.

Diceritakan oleh salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadian, Novi, api pertama diketahui sekitar pukul 10.15 WIB oleh tetangga korban. Rumah korban saat itu dalam keadaan kosong. Api terlihat berasal dari rumah bagian atas milik Ja’al. Melihat ada kobaran api, saksi lalu memberitahu kepada warga lainnya sembari memukul tiang listrik sebagai isyarat terjadinya kebakaran. Warga berbondong-bondong dan berjibaku berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Tidak lama berselang, mobil pemadam kebakaran (Damkar) jenis fire jeef yang stay di kantor Kecamatan Lebong Selatan tiba. Tapi sayang, mobil tersebut trouble alias macet. Damkar yang dinantikan warga ini tidak bisa menyemprotkan air sehingga memicu emosi warga setempat. Sempat nyaris terjadi kericuhan lantaran warga meluapkan emosi dengan Damkar yang dianggap tidak berguna itu. Setelah berlangsung sekitar 1 jam api berhasil dipadamkan oleh warga dengan alat seadanya tanpa bantuan Damkar.

“Rumah Ja’al habis total, rumah Marlin juga hanya tersisa dindingnya saja. Sementara 3 rumah lainnya juga kena tapi tidak begitu parah,” cerita Novi.

Kebakaran di Mubai
Pasca kebakaran kondisi rumah rata dengan tanah

Sementara itu, Plt Kasat Pol-PP, Tarmizi melalui Kabid Damkar, Meli, saat diupayakan untuk dikonfirmasi terkait keberadaan mobil Damkar dan petugasnya, yang bersangkutan belum memberikan respons dan merijek (Menolak, red) panggilan.

“Ya pak sebentar,” tulisnya dalam pesan Whatsapp.

Di lain tempat, Kapolsek Lebong Selatan, Iptu Suroso, SH, saat dikonfirmasi awak gobengkulu.com, membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik dari rumah korban pertama (Rumah Lenda, red). Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

“Untuk pastinya kita belum tahu penyebab api darimana, dari keterangan warga api berasal dari rumah bagian atas milik Lenda. Kuat dugaan api berasal dari percikan api korsleting listrik,” ujar Kapolsek.  (Pls)

Baca juga:

Anggaran Minim, Pengadaan Mobil Damkar Baru Batal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *