/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Tertimpa Kayu di Hutan, Warga Bioa Putiak Dikabarkan Meninggal

211
×

Tertimpa Kayu di Hutan, Warga Bioa Putiak Dikabarkan Meninggal

Sebarkan artikel ini
tertimpa kayu
Kondisi di rumah duka, Desa Bioa Putiak, Kecamatan Pinang Belapis

GO BENGKULU, LEBONG – Lagi-lagi kejadian tragis hingga merenggut nyawa terjadi di Kabupaten Lebong. Kali ini terjadi di wilayah hutan Desa Bioa Putiak, Kecamatan Pinang Belapis, dengan korbannya salah satu warga setempat yang diketahui bernama Ali Rusin (52). Ali dikabarkan meninggal akibat tertimpa kayu di hutan tidak jauh dari rumahnya, Selasa (12/7/2022).

Data terhimpun, kronologis kejadian bermula pada Selasa (12/7/2022) sore, sekira pukul 15.00 WIB, saat itu korban berangkat dari rumahnya menuju hutan dengan tujuan ingin menebang kayu. Tapi heran, hingga pukul 19.00 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah. Merasa khawatir, istri korban, Sartika (40), mencoba menghubungi tetangga untuk dimintai bantuan menyusul suaminya ke hutan. Mendapati informasi tersebut, sekira pukul 19.30 WIB, beberapa tetangga korban berangkat ke hutan untuk menyusul korban.

Setibanya di hutan sekira pukul 20.30 WIB, betapa terkejutnya saat itu, Jumal Tori (40) dan Ateng (52), yang ikut menyusul korban ke hutan mendapati korban sudah tergeletak tertimpa pohon. Korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan diduga telah meninggal dunia di lokasi kejadian. Melihat kondisi korban, Jumal dan Ateng lalu menghubungi Kepala Desa Bioa Putiak dan meminta bantuan warga lainnya untuk mengevakuasi korban.

Kapolres Lebong AKBP. Awilzan, S.I.K, melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu. M Subkhan, saat dikonfirmasi, Selasa malam, membenarkan terkait peristiwa yang merenggut nyawa salah satu warga di wilayah hukumnya itu. Kata Kapolsek, ketika mendapat informasi tersebut dirinya langsung menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Pihaknya telah mendatangi rumah korban dan menggali keterangan dari sejumlah saksi. Untuk sementara, korban dinyatakan meninggal murni karena kecelakaan dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Ditemukan luka di bagian bibir korban hingga mengeluarkan darah dan juga di bagian pelipis sebelah kiri,” kata Kapolsek.

Dari beberapa peristiwa tragis yang terjadi beberapa hari ini, Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga terkhusus warga di wilayah hukum Lebong Utara agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan hindari beraktivitas di tempat-tempat yang rawan terjadi musibah apa lagi saat cuaca ekstrim.

“Saat ini cuaca ekstrim dan tidak menentu, jadi kami mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-sehari,” imbaunya. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *