/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Pulangnya Hati-hati Pak Gubernur, Jalan Lebong Banyak Jurang dan Lubang

397
×

Pulangnya Hati-hati Pak Gubernur, Jalan Lebong Banyak Jurang dan Lubang

Sebarkan artikel ini
BD 1 Gubernur

GO BENGKULU, LEBONG – Masyarakat Lebong mengingatkan kepada Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, agar berhati-hati saat melintas di jalan Lebong menuju Curup, sepulangnya dari Safari Ramadhan di Masjid Al-Maskur, Desa Tabeak Blau, Kecamatan Lebong Atas, Selasa (12/4/2022) malam.

Peringatan itu bukan tanpa sebab, jalan yang akan dilewati gubernur beserta rombongan kondisinya sangat menakutkan karena terdapat beberapa titik “ranjau” lubang dan jurang akibat bahu jalan terbis bahkan ada diantaranya separuh dari badan jalan juga sudah terbis. Bukan itu saja, selain jurang ada pula beberapa titik tumpukan material longsor yang masih menggunung menutupi badan jalan. Kondisi tersebut diklaim oleh masyarakat Lebong karena minimnya perhatian dan perawatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) selama ini.

Pemerintah Provinsi seolah tutup mata dengan kondisi jalan yang ada di Kabupaten Lebong dan seakan membebankan tanggung jawabnya kepada Pemerintah Kabupaten. Bahkan tidak jarang saat terjadi longsor, Pemerintah Kabupaten Lebong bersama-sama dengan masyarakat termasuk TNI-Polri terpaksa harus bergotong royong membersihkan material longsor tersebut. Karena, jika ingin menunggu si tuannya (Pemprov, red) bisa dipastikan Kabupaten Lebong akan terisolir lama.

“Hati-hati pak, korbannya sudah banyak lo. Jangan sampai nanti bapak terkena ranjau di jalan bapak sendiri,” celoteh salah satu pemuda Lebong, Riko Antonius, saat melihat iringan mobil mewah rombongan gubernur lewat menuju Curup, Selasa malam.

Dia menambahkan, kondisi jalan Lebong yang super ekstrim itu sudah berlangsung sangat lama, bahkan sejak kepemimpinan Rosjonsyah sebelum dirinya hijrah ke Provinsi mendampingi Rohidin. Dia pun mengaku kecewa berat dengan Rosjonsyah yang dinilainya lupa akan asal. Sewaktu masih menjabat sebagai Bupati Lebong, Rosjonsyah sering mendesak Pemprov agar memperhatikan kondisi jalan Lebong yang saat itu sudah mulai rusak.

“Dulu sering nuntut Pemerintah Provinsi, kok sekarang setelah berhasil menjabat sebagai orang nomor 2 di Provinsi malah lupa dengan tuntutannya sendiri,” sindirnya.

Ironisnya lagi, lanjut Riko, beberapa tahun terakhir Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, juga dijabat oleh putri asal Kabupaten Lebong, yakni Mulyani Toha. Tapi sama halnya Mulyani juga seperti boneka dan seolah tutup mata dengan kondisi jalan pulangnya yang sudah sangat memprihatinkan itu.

“Seharusnya mereka ini lebih peduli tapi faktanya malah kebalikannya,” cetusnya.

Untuk diketahui, kondisi jalan Lebong-Curup saat ini sangat memprihatinkan. Terdapat beberapa titik jurang akibat jalan terbis dan juga terdapat beberapa tumpukan sisa material longsor yang tak kunjung dibersihkan oleh tuannya (Pemprov, red). (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *