/
/
kepahiangpotret-desa

Gelar Musdesus, 80 Warga Suro Muncar Ditetapkan Sebagai Penerima BLT DD

113
×

Gelar Musdesus, 80 Warga Suro Muncar Ditetapkan Sebagai Penerima BLT DD

Sebarkan artikel ini
Musdesus Suro Muncar

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Sedikitnya 80 warga Desa Suro Muncar, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, ditetapkan sebagai penerima BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) tahun anggaran 2022. Penetapan 80 orang tersebut melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar Jumat (25/2/2022).

Pada Musdesus tersebut, peserta musyawarah sepakat untuk menetapkan sebanyak 80 warganya sebagai KPM (Keluarga Penerima Manafaat). Jumlah itu pun berdasarkan verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara saksama dengan melibatkan berbagai pihak.

Musdesus Suro Muncar

Dibincangi awak gobengkulu.com, Kepala Desa Suro Muncar, Hasan Suri, menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 190/PMK.07/2021, disebutkan, minimal 40 persen Dana Desa (DD) wajib dialokasikan untuk penyaluran BLT. Jika dihitung 40 persen dari pagu dana desanya, dia berpendapat jumlah yang ditetapkan sebagai KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BLT DD di desanya itu sudah sesuai dengan ketentuan PMK Nomor 190/PMK.07/2021.

“Hasil perhitungan dan kesepakatan serta penelitian secara saksama, kita sepakat 80 orang ditetapkan sebagai KPM BLT DD tahun ini,” sampai Kades.

Dia menambahkan, 80 orang yang ditetapkan sebagai KPM itu juga telah dipastikan belum pernah mendapat bantuan sosial apa pun selain BLT DD. Dijelaskannya, sesuai dengan regulasi penerima BLT DD adalah warga tidak mampu yang tidak termasuk sebagai penerima bantuan sosial lain.

“Penerima BLT DD tidak boleh tumpang tindih dengan penerima bantuan lainnya, kami telah melakukan verifikasi dan Insya Allah dari 80 orang yang ditetapkan sebagai KPM ini tidak sebagai penerima bantuan sosial lainnya dari pemerintah,” jelas Kades.

Selain BPD, perangkat desa, dan Musdesus yang digelar Pemdes Suro Muncar juga dihadiri perwakilan dari Kecamatan Ujan Mas, pendamping desa, PLD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat setempat. (OJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *