/
/
headlineLebong

Ngadu ke KASN, Pejabat Lebong Batal Nonjob

171
×

Ngadu ke KASN, Pejabat Lebong Batal Nonjob

Sebarkan artikel ini
Batal nonjob

GO BENGKULU, LEBONG – Mutasi besar-besaran yang digelar Pemerintah Kabupaten Lebong pada 01 Oktober 2021 lalu rupanya berbuntut panjang. Beberapa pejabat eselon II yang diberhentikan (Nonjob, red) kabarnya tidak terima atas keputusan bupati tersebut. Bahkan beberapa pejabat memilih untuk mengadukan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) atas keputusan bupati yang menurutnya menabrak regulasi terkait manajemen dan disiplin ASN itu.

Setelah berproses di KASN, rupanya KASN sependapat dengan pengadu dan menilai terdapat beberapa regulasi yang ditabrak oleh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) dari proses mutasi yang digelar 1 Oktober lalu.

Melalui surat Nomor B-616/KASN/2022 tertanggal 15 Februari 2021, KASN kembali menegaskan agar Bupati Lebong, Kopli Ansori, segera menindaklanjuti rekomendasi yang dilayangkan sebelumnya. KASN merekomendasikan bupati agar meninjau kembali Surat Keputusan Nomor 353 Tahun 2021 tanggal 1 Oktober 2021 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian terhadap 10 ASN yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPPT) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lebong. Dalam artian bupati diminta untuk mengembalikan pejabat yang diangkat, dipindahkan atau diberhentikan beberapa waktu lalu ke posisi semula.

Bukan hanya 10 orang itu saja, dalam rekomendasi yang diluncurkan KASN tersebut, bupati juga diminta meninjau ulang Surat Keputusan Nomor 350 Tahun 2021 tanggal 1 Oktober 2021, meliputi, 18 ASN yang demosi dari jabatan administrator yang dinilai tidak sesuai dengan PP Nomor 94 tahun 2021. Kemudian 16 ASN yang diberhentikan dari jabatan administrator serta 16 ASN yang dipromosikan dalam jabatan administrator dan pengawas yang tidak mengikuti urutan eselonisasi dan tidak sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin, SH., M. Si, saat dikonfirmasi awak gobengkulu.com, Kamis (24/2/2022) sore, tak menampik jika Pemkab Lebong akan segera menindaklanjuti rekomendasi KASN yang diluncurkan beberapa waktu lalu. Sekda mengatakan, sesuai dengan regulasi, rekomendasi KASN itu sifatnya mengikat dan wajib ditindaklanjuti oleh PPK.

“Iya akan segera kita tindaklanjuti secepatnya karena kita dikasih waktu 14. Jika tidak ada halangan kita laksanakan besok,” kata Sekda, saat dibincangi Kamis (24/2/2022) sore.

Sekda juga menjelaskan, tindak lanjut atas rekomendasi KASN itu tidak mesti dikembalikan ke jabatan semula, tapi bisa juga ditempatkan ke jabatan lain yang setara. Jika dikembalikan ke jabatan semula, menurutnya pejabat tersebut tidak perlu dilakukan pelantikan ulang.

“Tapi, jika ditempatkan ke posisi jabatan lain yang setara maka harus dilakukan pelantikan,” jelasnya.

Ditanya apakah Pemkab Lebong akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi KASN, Sekda belum berani memastikan. Diakuinya, untuk tahap awal Pemkab Lebong akan menindaklanjuti rekomendasi KASN terhadap 10 ASN yang menduduki JPPT.

“Mungkin tidak sekaligus tapi bertahap,” singkatnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *