Lama Mengeluh, Akhirnya Jembatan Suro Bali Dibangun

0
620
Kades Suro Bali
Kades Suro Bali, Ketut Dana Putra

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Keluhan masyarakat Desa Suro Bali, Kecamatan Ujan Mas, terkait jembatan yang tak kunjung dibangun akhirnya terjawab sudah. Jembatan yang merupakan akses utama keluar masuk Desa Suro Bali tersebut mulai dibangun sejak tahun 2021 lalu dan akan dilanjut kembali tahun 2022 ini. Tahun 2021 lalu Pemerintah Provinsi Bengkulu, menganggarkan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar untuk pembangunan dasar. Kabarnya di tahun 2022 ini akan dilanjut untuk pembangunan rangka dan coran beton.

Kepala Desa Suro Bali, Ketut Dana Putra, saat dibincangi awak gobengkulu.com, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah atas perhatiannya terhadap pembangunan jembatan tersebut. Kades menceritakan, jembatan tersebut merupakan akses utama keluar masuk ke desanya. Menurutnya, jika jembatan itu rusak (Putus, red) maka Desa Suro Bali akan terisolir.

Kondisi jembatan Suro Bali

“Mewakili masyarakat Suro Bali, saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan DPRD Provinsi pak Edwar Samsi yang telah memperjuangkan untuk pembangunan jembatan kami ini,” sampainya.

Dia menambahkan, pihaknya telah mengeluhkan jembatan tersebut sejak tahun 2017 lalu, setelah sekian tahun berjuang akhirnya diakomodir juga. Sebelumnya, dia mengaku terpaksa memperbaiki jembatan tersebut secara swadaya bersama-sama masyarakat, tapi hasilnya tidak maksimal dan tidak bertahan lama.

“Kalo selama ini kami perbaiki secara swadaya, iya begitulah hasilnya tidak maksimal,” ungkapnya. (OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here