/
/
headlinehukum-peristiwaLebongpendidikan

Hendak Dibincangi Terkait Muridnya Tawuran, Kepsek Ngumpet di Belakang Pintu

222
×

Hendak Dibincangi Terkait Muridnya Tawuran, Kepsek Ngumpet di Belakang Pintu

Sebarkan artikel ini
tawuran pelajar

GO BENGKULU, LEBONG – Sempat beredar video tak terpuji yang dilakukan oleh sekelompok remaja berseragam sekolah tingkat SMP di wilayah Kabupaten Lebong. video tersebut disiarkan secara langsung melalui salah satu akun Facebook yang bernama Jihan Az Zahra, pada Jumat (28/1/2022) lalu. Tampak dalam video berdurasi 1 menit 4 detik itu, sekelompok remaja sedang melakukan aksi perkelahian massal (Tawuran, red), yang diduga dilakukan oleh sekelompok pelajar yang berasal dari salah satu SMPN wilayah Kecamatan Lebong Selatan dengan salah satu SMPN wilayah Bingin Kuning.

Dalam video yang disiarkan secara langsung oleh akun facebook tersebut tampak jelas perilaku tidak terpuji yang ditunjukkan oleh sekelompok pelajar yang terlibat tawuran. Bahkan tampak salah satu pelajar dengan lantang melakukan perlawanan terhadap salah satu warga yang mencoba menegur dan melerai aksi tak terpujinya itu. Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti apa yang melatarbelakangi perkelahian antar pelajar tersebut.

Awak gobengkulu.com mencoba mengkonfirmasi salah satu kepala sekolah (Kepsek) yang diduga tempat para pelajar tersebut menimba ilmu. Menariknya, saat disambangi awak media di ruang kerjanya, kepala sekolah sempat berusaha menghindar dan mengisyaratkan bahwa dirinya sedang tidak berada di tempat. Selang beberapa waktu, tanpa disengaja sosok kepala sekolah tampak sedang ngumpet alias sembunyi di belakang pintu ruang kerjanya.

Dengan wajah tersipu malu, oknum kepala sekolah tersebut keluar dan menemui awak media. Masih dengan mimik wajah malu, Kepsek menyebut dirinya mengira yang datang LSM, tapi ternyata orang media.

“Saya kira tadi LSM, makanya saya sembunyi,” kilah Kepsek, Senin (31/1/2022).

Ditanyai terkait video viral yang beredar di media sosial yang diduga aksi tawuran yang dilakukan oleh sekelompok muridnya itu, Kepsek berusaha mengelak dan berusaha meyakinkan bahwa video yang beredar itu bukanlah aksi tawuran tapi hanya bergurau saja.

“Itu bukan tawuran tapi hanya bercanda saja, main-main, biasalaj anak-anak,” kilahnya lagi.

Tidak percaya begitu saja, awak gobengkulu.com, mencoba menunjukkan bukti video yang viral di medsos tersebut, dan terang saja Kepsek tak dapat lagi mengelak. Dia pun akhirnya mengakui bahwa sekelompok pelajar yang tampak dalam video tersebut adalah muridnya. Atas kejadian tersebut Kepsek mengaku pihak sekolah telah memberikan teguran dan pembinaan kepada sekelompok siswanya yang terlibat tawuran beberapa hari lalu itu. Selebihnya, dia juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kepsek yang memimpin sekolah yang diduga menjadi lawan muridnya tawuran yang tampak dalam video, yakni, Kepsek salah satu SMPN di wilayah Kecamatan Bingin Kuning, untuk bersama-sama menindaklanjuti kejadian yang tidak terpuji itu agar tidak terulang kembali. Bahkan Kepsek menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Lebong Selatan agar dapat memberi pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat aksi tawuran.

“Iya, saya akui itu murid kami, tapi sudah kami beri pembinaan dan kami juga telah melakukan koordinasi antar sekolah, termasuk juga koordinasi dengan Polsek agar peristiwa seperti itu tidak terulang lagi,” paparnya. (Pls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *