Jika Berulah Lagi, Sekolah akan Ambil Tindakan Tegas

0
1327
siswi merokok

GO BENGKULU, LEBONG – Pasca mencuatnya pemberitaan terkait 2 oknum siswi salah satu SMA di Kabupaten Lebong kepergok sedang merokok di Taman Smart City Lebong, Jumat (31/10/2021) lalu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) wilayah V (Lebong), Mahmud Siam, SP., MM, angkat bicara. Dia mengaku prihatin dengan prilaku tidak terpuji yang dilakukan oleh 2 siswi tersebut, menurutnya tidak sepatutnya hal itu terjadi, terlebih dilakukan oleh siswa putri.

Mahmud mengatakan, saat mendapat informasi dari pemberitaan media, dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah di mana tempat 2 siswi tersebut bersekolah dan meminta agar segera menindak lanjuti perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh dua siswi tersebut.

“Senin (4/10) kemarin, Keduanya sudah kita panggil berikut kedua orang tuanya. Terhadap keduanya kita kasih teguran keras agar tidak lagi mengulangi perbuatannya,” kata Mahmud, Selasa (5/4/2021).

Mahmud juga menegaskan, jika keduanya berulah lagi, pihak sekolah akan mengambil tindakan tegas bahkan tidak menutup kemungkinan akan dikembalikan ke orang tuanya.

“Kita akan pantau 3 bulan ke depan, jika mereka berulah lagi, saya sudah instruksikan kepada pihak sekolah untuk menindak tegas, bahkan tidak menutup kemungkinan akan kita kembalikan ke orang tuanya,” lanjut Mahmud.

Lebih jauh Mahmud juga menepis jika ada yang beranggapan kejadian tersebut lantaran kurangnya pengawasan dari pihak sekolah, karena pada waktu kejadian Jumat kemarin di luar jam sekolah jadi tanggung jawab pihak sekolah sudah lepas. Kata Mahmud,  berdasarkan hasil penelusurannya, kedua siswi tersebut sengaja memakai kaos olahraga sekolah hanya untuk mengelabuhi orang tuanya untuk keluar rumah dengan alasan mengantar tugas ke sekolah, padahal tugas yang dimaksud tidak ada.

“Kejadiannya di luar jam sekolah, jadi bukan tanggung jawab sekolah lagi. Hari itu mereka libur dan tidak ada tugas yang harus mereka antar ke sekolah, mereka pakai kaos olahraga sekolah hanya untuk mengelabuhi orang tuanya saja agar bisa keluar rumah,” jelas Mahmud.

Lebih jauh dia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang  dapat merugikan masa depan. Pihak sekolah tidak akan sanggup mengawasi satu-persatu muridnya jika sudah berada di luar jam sekolah. Orang tua juga harus tahu jadwal dan kegiatan anak di sekolah agar tidak dibohongi dengan mengatas namakan kegiatan sekolah padahal tidak ada.

“Orang tua dituntut lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dan salah pergaulan. Pihak sekolah bertanggung jawab hanya pada saat anak berada di sekolah, selebihnya menjadi tanggung jawab orang tua masing-masing,” beber Mahmud. (FR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here