/
/
headlineLebong

Posko Penyekatan Tak Mampu Bendung Laju Covid-19 di Kabupaten Lebong

214
×

Posko Penyekatan Tak Mampu Bendung Laju Covid-19 di Kabupaten Lebong

Sebarkan artikel ini
Posko Penyekatan Bioa Sengok

GO BENGKULU, LEBONG – Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melakukan pengadaan alat swab sebanyak 10 ribu pcs, untuk digunakan para petugas medis di 2 posko penyekatan pintu masuk Kabupaten Lebong yang dimulai sejak tanggal 21 Juli lalu. Baru berjalan 2 pekan penyekatan, tepatnya pada tanggal 6 Agustus lalu alat swab sebanyak 10 ribu pcs tersebut dikabarkan habis. Lalu Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong kembali melakukan pengadaan alat swab sebanyak 1 ribu pcs lagi untuk memenuhi kebutuhan 2 posko tersebut hingga tanggal 19 Agustus atau genap 1 bulan didirikan posko penyekatan.

Ironisnya, pasca penyekatan di 2 pintu masuk yang menghabiskan anggaran luar biasa itu kasus Covid-19 di Kabupaten Lebong malah terjadi lonjakan yang luar biasa. Data terhimpun, terhitung sejak tanggal 20 Juli hingga 17 Agustus kasus Covid-19 di Kabupaten Lebong terdapat penambahan sebanyak 213.

Demikian itu memicu pertanyaan besar di kalangan publik, kenapa sejak didirikan posko lonjakan kasus Covid-19 malah meningkat. Menurut salah satu pemuda Lebong, Alex Savana, dengan didirikannya posko tersebut seharusnya bisa menekan laju lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Lebong, tapi kenyataan yang terjadi malah sebaliknya. Tambah lagi anggaran yang dikucurkan untuk pendirian posko tersebut bukanlah sedikit.

“Harga swab 1 pcs Rp 56 ribu, jika yang dibeli 11 ribu pcs artinya sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 616 juta. Belum lagi, honor 1 orang nakes kabarnya Rp 5 juta per orang dikali 16 orang, belum lagi honor petugas lainnya dan komsumsi atau pun kebutuhan lain di posko,” bebernya.

Bahkan dia berpendapat, sangat pantas jika masyarakat mempertanyakan realisasi serapan anggaran yang dikucurkan untuk posko penyekatan tersebut. Apalagi alat swab 11 ribu pcs itu bukanlah sesuatu yang sedikit, sementara tidak ada efek positif yang diberikan untuk warga Lebong dalam hal penanganan Covid-19.

“Coba cek apakah benar 11 ribu pcs itu habis di posko, kemudian coba cek juga berapa jumlah petugas yang berjaga setiap harinya, apakah sesuai dengan daftar hadir yang dilaporkan ke Satgas Covid-19 Kabupaten untuk dibayarkan honornya atau jangan-jangan fiktif, pasalnya, yang kita pantau di lapangan selama 10 hari terakhir posko tampak sepi,” bebernya lagi.

Posko Bioa Sengok

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Rahman, SKM, mengatakan, lonjakan kasus ini terjadi lantaran terjadinya kontak erat yang di dalam (Kabupaten, red), bisa dari kerumunan kematian, pernikahan dan lainnya. Dia menilai, kesadaran warga Lebong akan bahaya Covid-19 masih sangat rendah. Malah dia mengaku petugasnya di salah satu faskes (Fasilitas Kesehatan) pernah didatangi warga lantaran petugas mengimbau untuk mematuhi prokes, sementara warga tersebut tidak terima.

“Iya benar terjadi lonjakan, karena kesadaran masyarakat kita masih sangat kurang, masih banyak yang tidak patuh dengan prokes,” ungkapnya.

Selebihnya dia berpendapat perlu dilakukan penguatan PPKM di tingkat desa, satgas desa harus dimaksimalkan. Jika hanya mengandalkan tim Satgas Kabupaten dia pesimis akan berhasil, karena yang paling rentan adalah di tingkat desa karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Penguatan PPKM di tingkat desa sangat perlu dilakukan, karena yang paling rentan adalah kerumunan di tengah masyarakat, percuma kita sekat di 2 pintu masuk tapi masyarakat kita masih tidak patuh prokes,” tandasnya. (YF)

Berikut rincian data pekembangan kasus covid-19 di Kabupaten Lebong terhitung dari 20 Juli s.d 16 Agustus (Sumber: Satgas Covid-19 Provinsi Bengkulu)

Tanggal Sembuh Meninggal Suspek
20 Juli 254 226 193
22 Juli 279 226 216
23 Juli 282 226 219
24 Juli 282 226 219
24 Juli 283 226 220
25 Juli 306 227 237
26 Juli 307 227 239
27 Juli 318 228 251
28 Juli 320 241 253
29 Juli 332 243 255
30 Juli 324 243 257
31 Juli 324 254 257
1 Agustus 325 256 257
2 Agustus 327 281 259
3 Agustus 327 282 259
4 Agustus 376 283 291
5 Agustus 380 290 293
6 Agustus 393 291 299
7 Agustus 396 291 301
8 Agustus 397 313 301
9 Agustus 398 315 302
10 Agustus 399 315 303
11 Agustus 400 326 303
12 Agustus 401 326 304
13 Agustus 401 326 304
14 Agustus 486 328 389
15 Agustus 498 329 389
16 Agustus 500 330 390

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *