/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Hanya Berselang 2 Pekan, Kejadian Bunuh Diri Kembali Gegerkan Warga Lebong Selatan

542
×

Hanya Berselang 2 Pekan, Kejadian Bunuh Diri Kembali Gegerkan Warga Lebong Selatan

Sebarkan artikel ini
bunuh diri di Lebong Selatan

GO BENGKULU, LEBONG – Lagi-lagi tragedi bunuh diri kembali menggegerkan warga Kecamatan Lebong Selatan. Kali ini korbannya seorang peria paruh baya, yang diketahui bernama Hadirnan (65), warga Kelurahan Tes. Dia ditemukan tewas tergantung di pohon jeruk yang berada di kebunnya, pada Sabtu (15/8/2021) sore, sekira pukul 18.00 WIB. Belum diketahui persis motif dari kejadian yang menggegerkan warga itu. Saat ini korban telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tes untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.

Kapolsek Lebong Selatan, Iptu Suroso Risdianto, SH, saat dikonfirmasi awak gobengkulu.com, membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan istri korban, cerita Suroso, pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB korban berangkat ke kebun untuk mengambil pisang dan biasanya korban sudah kembali ke rumah sekitar pukul 16.30 WIB. Tapi hari ini ada keanehan, sudah pukul 17.30 WIB, korban belum juga kembali ke rumah. Istri korban merasa khawatir dan mencari informasi kepada tetangga tentang keberadaan suaminya tapi tidak ada yang tahu.

Karena tak kunjung kembali, istri korban berinisiatif menyusul suaminya ke kebun, dan betapa terkejutnya saat itu, setibanya di kebun dia mendapati suaminya sudah tergeletak di bawah pohon jeruk dengan kondisi leher terlilit tali yang diduga sudah terputus dari pohon jeruk. Sementara di pohon jeruk masih tersisa sebagian tali yang diduga sambungan tali yang diikatkan pada leher korban. Melihat kejadian itu, Istri korban lalu menelepon salah satu warga dan memberitahu suaminya sudah meninggal gantung diri.

Mendapat kabar dari istri korban, warga beramai-beramai mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengevakuasi korban.

“Kejadian pertama diketahui oleh istri korban, dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari kejadian tersebut,” ujar Kapolsek.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya pada tanggal 28 Juli lalu Kecamatan Lebong Selatan digemparkan dengan kejadian serupa. Seorang remaja perempuan ditemukan tewas gantung diri di rumah tempat tinggalnya. Kejadian tersebut sempat menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat karena terdapat kejanggalan yang ditemukan di TKP. Korban meninggal dengan posisi tergantung tapi kaki korban dalam keadaan tertekuk menyentuh lantai, mata tertutup rapat dan lidah tidak terjulur.

Hanya berselang 2 pekan, hari ini kejadian gantung diri kembali menggegerkan warga di wilayah hukum Kecamatan Lebong Selatan. Korban ditemukan tergeletak di bawah pohon jeruk dengan kondisi leher terlilit tali nilon. Sementara di pohon jeruk masih tergantung tali yang diduga sambungan tali yang terlilit di leher korban yang sudah putus. (Pls)

Baca juga:

Pelajar Lebong Ditemukan Tewas Tergantung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *