/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Tim Intelijen Kejari Cek Kondisi Jalan Hotmix Ketenong-Sebelat Ulu

78
×

Tim Intelijen Kejari Cek Kondisi Jalan Hotmix Ketenong-Sebelat Ulu

Sebarkan artikel ini
jalan ketenong Sebelat Ulu

GO BENGKULU, LEBONG – Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong turun lapangan cek kondisi fisik jalan hotmix Ketenong – Sebelat Ulu, di Kecamatan Pinang Belapis, Kamis (12/8/2021). Jalan tersebut adalah proyek Peningkatan Jalan (Hotmix) yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2020 dengan kontrak sekitar Rp 4,7 miliar yang dikerjakan oleh CV TEKNIK KUALIVA ENGINEERING.

Sebelumnya proyek tersebut dilaporkan oleh LSM Gerindo, atas dugaan penyimpangan dalam proses pengerjaannya. Dalam laporannya LSM Gerindo melaporkan terdapat beberapa item pekerjaan yang tertera pada RAB (Rencana Anggaran Biaya) di dokumen penawaran yang diduga tidak dilaksanakan oleh pihak ketiga dan terindikasi dikurangi volumenya.

Diantaranya, pada divisi II drainase, tidak ditemukan galian selokan drainase dan saluran air volume 241,20 m3. Dalam laporan tersebut juga disebutkan, pasangan batu dengan mortar volume 286,76 m3 juga tidak ditemukan.  Kemudian, tidak ditemukan galian tanah biasa dan tanah pilihan di lokasi pekerjaan khususnya di bahu jalan. Bukan itu saja, LSM Gerindo juga melaporkan bahwa ditemukan ketebalan lapisan fondasi agregat kelas A tidak sesuai dengan RAB sehingga ketebalan jalan tidak sesuai dengan rencana seharusnya.

Laporan yang dilayangkan pada Rabu (14/7) lalu itu ditanggapi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Arief Indra Kusuma Adi, SH., M.Hum. Setelah mempelajari laporan tersebut, dia langsung memerintahkan kepada seksi Intelijen Kejari untuk melakukan Pulbaket (Pengumpulan Bahan dan Keterangan). Bahkan kabarnya hari ini tim dari Intelijen turun lapangan untuk meninjau lokasi fisik pekerjaan yang dilaporkan itu.

Hanya saja, saat dibincangi awak media, Kasi Intel, M Zaki, SH, yang turun langsung ke lapangan masih enggan membocorkan apa hasil dari pengecekan yang dilakukannya terhadap proyek yang dilaporkan itu. Dia hanya membenarkan bahwa dirinya baru saja pulang dari meninjau pekerjaan yang dilaporkan oleh LSM tersebut.

“Iya, kita baru pulang dari lokasi Paket Hotmix Ketenong – Sebelat Ulu. Hasilnya belum bisa dirilis karena kami harus lapor atasan dulu,” ungkap Zaki.

Ditambahkan Zaki, sebelumnya pihak Kejari telah 2 kali memanggil Kabid Bina Marga selaku PPK dan pihak rekanan melalui perwakilannya Irsyad untuk dimintai keterangan. Kelanjutan dari itu, hari ini pihaknya langsung turun lapangan untuk melakukan pengecekan sebagai bagian dari pulbaket.

“Setiap laporan yang masuk pasti kita tanggapi dan kita pelajari kebenarannya. Untuk hasil giat kita hari ini kita lapor atasan dulu. Untuk tindak lanjut berikutnya kita tunggu petunjuk pimpinan,” kata Zaki. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *