/
/
headlineLebong

Menyisakan 4 bulan, Serapan Anggaran Baru 37,12 Persen

70
×

Menyisakan 4 bulan, Serapan Anggaran Baru 37,12 Persen

Sebarkan artikel ini
Rapat TEPRA

GO BENGKULU, LEBONG – Meski sudah masuk triwulan III tahun anggaran 2021, tapi serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Lebong baru mencapai 37,12 persen. Hal itu terungkap saat digelar rapat Tepra (Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran) ke-1, Senin (9/8/2021) pagi, di Aula Pemkab Lebong,.

Dalam rapat tersebut Bupati Lebong, Kopli Ansori, meminta agar dilakukan percepatan pelaksanaan kegiatan terutama yang berkaitan dengan masyarakat, baik kegiatan konstruksi maupun jasa. Bupati menyebut, penyerapan anggaran diperlukan untuk menumbuhkan perekonomian yang terpuruk akibat Covid-19.

“Anggaran sudah ada tinggal diserap. Aturannya pun semua sudah ada sebagai payung hukum, terus masalahnya apa,” cetus bupati.

Bupati juga meminta agar Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, segera mengevaluasi OPD terkait lambannya serapan anggaran saat ini. Bahkan dia juga meminta agar Sekda memberi reward atau pun punishment terhadap OPD sesuai dengan hasil kerjanya.

”Saya minta pak Sekda melakukan evaluasi dan memberikan reward atau pun punishment terhadap OPD-OPD sesuai dengan hasil kerjanya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Lebong, Derry Gustian, ST, mengatakan, sebagai indikator untuk membaca pemetaan realisasi serapan anggaran di setiap OPD, pihaknya menandai dengan label warna sesuai dengan tingkatan serapan di masing-masing, mulai dari biru, hijau, kuning dan merah.

“Pemberian label warna tersebut dalam rangka pemetaan untuk mencari solusi permasalahan yang ada di masing-masing OPD,” ujar Derry .

Hadir pula pada acara tersebut Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Lebong, Danial Paripurna. Dia diberi kesempatan untuk menjabarkan realisasi serapan anggaran masing-masing OPD secara detail. Dari penjabarannya, diketahui terdapat 7 OPD di posisi label biru, 12 OPD label hijau, 8 OPD label kuning dan 11 OPD label merah. Dia menyebut, secara global serapan anggaran Kabupaten Lebong per 31 Juli 2021 sudah mencapai 37,12persen dari total pagu pasca refocusing sebesar Rp 686 miliar. Persentase tersebut cukup baik dan menempati papan atas di antara kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu. Kota Bengkulu saat ini berada di angka 35 persen, Seluma 31 persen, Kaur 30 persen.

“Secara global kita berada di tingkat atas, tapi bukan berarti kita aman karena angka tersebut masih jauh dari target, sementara waktu hanya menyisakan beberapa bulan saja,” ujar Danial, membacakan rilis resmi Tepra Lebong.

Dia juga menambahkan, titik fokus bupati adalah pembangunan infrastruktur, produktivitas pertanian melalui tanam dan panen dua kali setahun plus pemberantasan hama tikus, penanganan Covid-19 yang terstruktur dan massif serta inovasi-inovasi lain tanpa mengesampingkan persoalan kebutuhan dasar masyarakat.

“Mari bersama-sama kita bergandeng tangan agar tujuan tercapai, demi masyarakat yang bahagia dan sejahtera,” tandasnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *