/
/
advetorialLebongpotret-desa

Pemdes Tik Sirong Buka Badan Jalan, Dinas PUPR Diminta Penuhi Janji

154
×

Pemdes Tik Sirong Buka Badan Jalan, Dinas PUPR Diminta Penuhi Janji

Sebarkan artikel ini
Pembukaan badan jalan baru Tik Sirong

GO BENGKULU, LEBONG – Kendati terletak di pojok Kabupaten Lebong dan tergolong daerah terpencil, rupanya tidak mengurangi semangat Pemerintah Desa (Pemdes) Tik Sirong, Kecamatan Topos, untuk terus membangun dan berkembang. Melalui Dana Desa (DD) Pemdes tersebut terus berbenah agar dapat sejajar dengan desa-desa lain yang sudah lebih dulu maju.

Di tahun 2021 saja, Pemdes Tik Sirong mengalokasikan anggaran DD-nya sekitar Rp 200 juta untuk membuka badan jalan baru. Pembukaan badan jalan baru tersebut bertujuan untuk mempermudah akses pergerakan masyarakat bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menunjang perluasan wilayah pemukiman masyarakat ke depannya. Anggaran sekitar Rp 200 juta itu berhasil membuka badan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 5 meter berikut 5 titik plat deuker.

“Dengan adanya pembukaan badan jalan baru ini kita berharap akan mempermudah akses pergerakan masyarakat, dan untuk jangka panjang sebagai penunjang perluasan wilayah pemukiman. Kita sadar desa kita terletak di daerah pelosok tapi tidak melemahkan semangat kita untuk terus membangun agar bisa sejajar dengan desa-desa lain,” ujar Kades Tik Sirong, Arpan Dahri.

Tik Sorong

Kades juga menuturkan, bukan hanya terfokus untuk perluasan wilayah, dengan adanya badan jalan yang dibangunnya itu tentu akan menambah nilai ekonomis lahan perkebunan warga di sekitar yang selama ini hanya bisa dijangkau melalui medan yang sulit.

“Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kami di sini yang kadang luput dari perhatian pemerintah,” imbuh kades.

Lebih jauh dia mengaku sudah beberapa kali koordinasi dengan pihak Dinas PUPR Kabupaten Lebong. Dari hasil koordinasinya tersebut, pihak PUPR menjanjikan akan meningkatkan jalan yang dibukanya itu hingga ke hotmix. Kades juga menceritakan, selama ini pihak Dinas PUPR beralasan tidak dibangunnya jalan tersebut karena terkendala di pembebasan lahan warga.

Tik Sorong

“Hal ini juga menjawab dari keraguan pihak Dinas PUPR selama ini yang selalu beralasan terkendala di pembebasan lahan warga, sekarang tidak ada alasan lagi, badan jalan sudah kita bangun tinggal peningkatannya lagi,” tandas kades.

Pantauan di lapangan, hari ini, Selasa (27/7) tim dari kecamatan menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pembangunan badan jalan tersebut. Monev juga melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, TA, perangkat desa dan BPD. Dari hasil monev yang digelar, pekerjaan dinyatakan selesai 100 persen sesuai dengan perencanaan, yakni, pembukaan badan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 5 meter, berikut pembangunan plat deuker di 5 titik. (Adv/Pls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *