Swab Antigen Positif, 1 Orang Berhasil Melarikan Diri

0
2604
posko penyekatan
Tampak petugas sedang mengarahkan pengendara untuk menuju posko melakukan tes swab antigen

GO BENGKULU, LEBONG – Sesuai keputusan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu, disepakati hari ini Rabu (21/7) mulai diberlakukan penyekatan di 2 pintu masuk Kabupaten Lebong. Pertama di pintu masuk dari arah Rejang Lebong tepatnya di Desa Biyoa Sengok, Kecamatan Rimbo Pengadang, kemudian di perbatasan pintu masuk dari arah Bengkulu Utara, tepatnya di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas. Berdasarkan kesepakatan sebelumnya, semua orang yang akan masuk ke Kabupaten Lebong dilakukan tes swab antigen di tempat. Jika hasilnya negatif maka yang bersangkutan diloloskan untuk masuk ke Kabupaten Lebong. Sebaliknya, jika hasilnya positif sementara yang bersangkutan ber KTP Lebong, maka akan dikawal oleh petugas hingga ke rumahnya dan diwajibkan melakukan isolasi mandiri. Lain halnya jika yang bersangkutan ber KTP luar Lebong tidak ada toleransi dan wajib putar balik.

Terpantau di lapangan, terkhusus di posko pintu masuk dari arah Rejang Lebong hingga pukul 17.00 WIB, tercatat ada sebanyak 250 pendatang yang berhasil diswab oleh petugas. Dari 250 orang tersebut tercatat ada 8 orang yang dinyatakan positif, 3 orang ber KTP Lebong sementara 5 orang lainnya ber KTP luar Lebong. Tiga orang warga Lebong yang dinyatakan positif tersebut tercatat sebagai warga yang Kecamatan Topos, 1 di antaranya berprofesi sebagai tenaga medis. Kemudian 5 orang lainnya yang ber KTP luar Lebong tidak diperkenankan masuk dan disuruh putar balik oleh petugas. Hanya saja, 1 dari 5 orang tersebut berhasil mengelabuhi petugas dan melarikan diri meneruskan perjalanan masuk ke Kabupaten Lebong. Tidak ada upaya pengejaran dari petugas karena dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dari KTP nya pria tersebut berasal dari Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu Raya. Memang hasil swabnya positif, kami sudah suruh putar balik tapi di luar pantauan kami rupanya diam-diam dia melaju lari ke arah Lebong. Tidak kami kejar karena kami takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (Kecelakaan, red),” ujar Camat Rimbo Pengadang, Lasmudin, saat dibincangi awak gobengkulu.com, Rabu sore.

Diakuinya, petugas di posko sudah koordinasi dengan jajaran Polsek Rimbo Pengadang untuk melakukan penghadangan tapi dia belum tahu hasilnya seperti apa.

“Saya sudah koordinasikan dengan pihak polsek Rimbo Pengadang tapi saya belum tahu pria tersebut berhasil di stop apa tidak,” imbuhnya.

Pantauan awak gobengkulu.com, mobilitas pendatang dari arah Rejang Lebong terpantau padat, bahkan tampak sesekali petugas kewalahan dan sempat beberapa kali terjadi kemacetan bahkan tidak jarang ada beberapa pengendara yang lolos tanpa pemeriksaan dan tes swab oleh petugas.

Data terhimpun, personil di lapangan berjumlah sekitar 13 orang terdiri dari 2 orang anggota Polri ditambah 1 perwira pengendali, kemudian 2 orang anggota TNI, 2 orang dari Dinkes, 1 orang dari BPBD, 1 orang dari Perhubungan, 1 orang dari Sat Pol PP, dan 1 orang dari Kesbangpol. Kemudian ada pula dari dari PMI 1 orang, Tagana 1 orang, dan dari Kecamatan 1 orang. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here