PT SMI Dinilai Bertele-tele, Pemkab Kepahiang Berencana Putuskan Kerjasama

0
422
Bupati Kepahiang Dayat

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Dinilai bertele-tele Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang berencana akan memutus kontrak kerja sama dengan PT Sarana Multi Insfrastruktur (Persero), dalam hal pinjaman permodalan. Untuk diketahui, pada tahun 2020 lalu Pemkab Kepahiang membangun 3 link jalan yang menghubungkan beberapa titik wilayah di Kabupaten Kepahiang, meliputi, Ranah Kurung-Batu Bandung, kemudian jalan Cinto Mandi-Langgar Jay, dan jalan Perkantoran-Barat Wetan. Jika ditotal pembangunan 3 link jalan tersebut akan menguras anggaran sekitar Rp 59 miliar. Dana tersebut sebelumnya sudah disepakati dan sudah berkontrak dengan PT SMI dalam hal pembiayaan.

Sayangnya, perjanjian kerja sama antara Pemkab Kepahiang dengan PT SMI rupanya tidak berjalan mulus. PT SMI dinilai bertele-tele dan setengah hati meminjamkan modal ke Pemkab Kepahiang. Terbukti, di sepanjang pembangunan 3 link jalan yang sudah berjalan tersebut,  PT SMI dinilai bertele-tele untuk membayar hak pihak ketiga  sesuai dengan progres pekerjaan sudah dikerjakan. Akibatnya, pekerjaan 3 link jalan tersebut tersendat dan kabarnya 2 dari 3 rekanan sudah dinyatakan putus kontrak karena dinilai tidak sanggup lagi melanjutkan pekerjaannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Bupati Kepahiang, Dr,Ir.Hidayatullah Sjahid, MM., IPU, pihaknya menilai PT SMI bertele-tele, dampaknya pembangunan tersendat dan pihaknya pun tidak bisa membayar progres pekerjaan yang sudah dikerjakan oleh pihak ketiga. Kendati demikian, beliau pun belum berani memastikan terkait rencana akan memutus kerja sama dengan PT SMI. Dia menyebut, hal itu perlu kajian bersama dan harus dirapatkan dulu dengan tim  yang melibatkan segala unsur.

“Kita menilai PT SMI bertele-tele, buktinya, sampai sekarang progres pekerjaan dari pihak ketiga belum mereka bayar. Rencananya kita akan putuskan kontrak kerjasama, tapi ini baru wacana, untuk kepastiannya nanti akan kita rapatkan dulu,” kata Bupati, saat dibincangi Senin (7/6).

Lebih jauh bupati menyebut, kendati berencana akan memutus kontrak kerja sama dengan PT SMI, tapi Pemkab Kepahiang konsisten akan tetap melanjutkan pembangunan 3 link jalan yang saat ini sudah terputus. Dia dengan tegas mengaku akan melanjutkan pembangunannya 3 link jalan tersebut dari sumber anggaran APBD, itu pun dia mempertimbangkan atas permintaan dari legislatif.

“Sesuai dengan permintaan dari DPRD, pembangunan 3 link jalan tersebut akan kita lanjutkan, sumber anggarannya dari mana, iya mungkin dari APBD,” tutur bupati. (OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here