Belum Direspons Kemensos, Pembangunan TMP Kepahiang Tertunda

0
503
Taman Makam Pahlawan
Tampak bangunan gapura yang bertuliskan TAMAN MAKAM PAHLAWAN KABUPATEN KEPAHIANG di Desa Pagar Agung

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Lahan seluas 1,1 hektar yang terletak di Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, yang dibelanjakan dari APBD tahun 2017 lalu dengan nilai Rp 1,6 miliar, tampak mubazir alias belum dimanfaatkan. Mulanya, lahan tersebut dibeli untuk keperluan Taman Makam Pahlawan (TMP). Saat ini tampak di bagian depan lahan tersebut telah dibangun sebuah gapura yang bertulis “TAMAN MAKAM PAHLAWAN KABUPATEN KEPAHIANG”. Kabarnya, gapura tersebut dibangun dari APBD tahun 2019 dengan nilai Rp 150 juta.

Kepala Dinas Sosial Kepahiang, Julian Muda Parsa, saat dikonfirmasi terkait keberadaan lahan tersebut, beliau menjelaskan, lahan tersebut memang dipersiapkan untuk membangun Taman Makam Pahlawan Kabupaten Kepahiang. Hanya saja, saat ini pihaknya masih menunggu kucuran anggaran dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk pembangunannya. Dia mengaku, sejak tahun 2020 lalu pihaknya telah mengusulkan anggaran senilai Rp 5,6 miliar ke Kemensos RI untuk pembangunan Taman Makam Pahlawan tersebut, tapi hingga saat ini belum ada tanggapan.

“Kita sudah lama mengusulkan ke Kemensos, tapi sayang hingga saat ini belum ada tanggapan,” ujar Julian, Jumat (21/5).

Dia juga menambahkan, jika usulan tersebut diakomodir oleh Kemensos, maka makam dua tokoh Kabupaten Kepahiang, yakni, Kolonel Santoso dan Mayor Salim Batubara akan dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan tersebut, berikut akan dicetak buku sejarah tentang keduanya.

“Jika pembangunan TMP-nya sudah selesai, dua makam tokoh tersebut akan kita pindahkan ke situ,” tambahnya.

Lebih jauh, dia mengaku saat ini pihaknya kesulitan untuk perawatan lahan tersebut lantaran terkendala di anggaran. Dia pun tak menampik kondisinya saat ini terkesan terbengkalai.

“Anggarannya memang tidak ada, tapi mungkin di APBD Perubahan nanti akan kita anggarkan,” tandasnya. (OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here