/
/
headlineLebong

Bupati Turun ke Sawah

189
×

Bupati Turun ke Sawah

Sebarkan artikel ini
Bupati turun ke sawah

GO BENGKULU, LEBONG – Rabu pagi (14/4), sekira pukul 11.00 WIB, Bupati Lebong, Kopli Ansori, secara mengejutkan hadir di areal persawahan di Desa Talang Liak I, Kecamatan Bingin Kuning. Warga yang sedang asyik memanen padi merasa terkejut dengan kehadiran sosok bupati yang merakyat ini.

Dibincangi awak gobengkulu.com, bupati mengatakan, dirinya sengaja turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi para petani dan hasil pertanian warga tahun ini ada peningkatan atau tidak. Kemudian juga dia ingin melihat secara langsung apa yang menjadi kendala para petani di lapangan dan apa yang harus dibantu oleh pemerintah.

“Kita ingin tahu apa yang menjadi kendala para petani di lapangan dan apa yang harus pemerintah lakukan,” ujar bupati.

Dari pantauannya bupati berpendapat, Kabupaten Lebong punya potensi pertanian yang luar biasa. Secara luasan dan potensi kesuburan tanah, sangat memungkinkan Kabupaten Lebong untuk menjadi lumbung pangan. Apa lagi didukung dengan teknologi tepat guna sudah tentu pekerjaan akan terasa lebih ringan dan hasilnya pun akan meningkat.

“Kita punya potensi, tinggal kita memanfaatkan dan mengelola potensi yang ada ini dengan inovasi dan teknologi,” imbuhnya.

Lebih jauh bupati mengatakan, potensi pertanian di Kabupaten Lebong dapat terus dikembangkan, terutama para generasi muda dengan berbagai inovasinya. Generasi muda harus bisa merubah mindset tentang pertanian dan petani, karena pertanian merupakan salah satu ujung tombak pembangunan dan potensi meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan.

“Mari berinovasi untuk kehidupan yang lebih baik, jangan malu jadi petani. Kami dari pemerintah siap mendukung,” tuturnya.

Terakhir bupati mengimbau agar para petani dapat memanfaatkan hasil panennya dengan baik. Dan jika memungkinkan untuk disimpan untuk persiapan menghadapi musim paceklik.

“kalau bisa jangan dijual semua, jual saja seperlunya sesuai kebutuhan. Selebihnya disimpan untuk persiapan jika musim paceklik tiba,” demikian bupati. (Pls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *