Naik Status, Kejari Lebong Bakal Tetapkan Tersangka

0
909
Ekspose Kejari
Ekspose Kejari Lebong terkait perkara TGR di Sekretariat DPRD, Selasa (23/2/2021)

GO BENGKULU, LEBONG – Setelah melalui proses penyelidikan sekira 40 hari, perkara TGR di Sekretariat DPRD Lebong dinaikkan statusnya menjadi penyidkian (Dik), oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong. Sesuai dengan surat perintah nomor: print-01/L.7.17/Fd.1/02/2021, tertanggal 23 Februari 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lebong, melalui Kasi Intel, Imam Hidayat, SH., MH, pada Selasa pagi sekira pukul 10.30 WIB. Imam menyebut, peningkatan status perkara tersebut setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Setelah diupayakan penyelesaian dengan mengedepankan persuasif tapi pihak Sekretariat DPRD belum juga ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya terhadap TGR senilai Rp 1,3 miliar tahun anggaran 2016 lalu itu.

“Kita sudah upayakan penyelesaian secara persuasif tapi tampaknya mereka belum juga ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya, sehingga hari ini kita naikkan statusnya menjadi Dik,” terang Imam.

Dalam eksposenya Imam juga menyampaikan beberapa point terkati temuannya selama melakukan penyelidikan, pertama, adanya dugaan unsur pidana dalam pengelolaan anggaran tahun 2016 lalu dan pihaknya sudah mengantongi 2 alat bukti. Kemudian, adanya dugaan upaya melawan hukum dalam perkara TGR tahun 2016 lalu dan yang ketiga tidak ada pegembalian TGR secara utuh senilai Rp 1,3 miliar hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, yakni Senin (22/2) kemarin.

“Ada 3 point yang kita dapat selama melakukan penyelidikan, dan kita sudah mengantongi 2 alat bukti minimal,” tambah Imam.

Hanya saja setelah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan, pihak Kejari belum menetapkan tersangka. Imam mengatakan, untuk penetapan tersangka masih berproses di tahap penyidikan yang baru dimulainya hari ini. Bahkan dia menyebut, untuk tersangka dalam perkara yang sedang ditanganinya itu tidak menutup kemungkinan lebih dari 1 orang.

“Untuk penetapan tersangka masih berproses ya, kita hari ini baru saja menaikkan statusnya menjadi penyidikan. Tentunya jika sudah ditetapkan menjadi penyidikan pasti dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka. Untuk tersangka sendiri kami belum bisa menyebutkan, kalau jumlahnya mungkin lebih dari 1 orang,” tandas Imam. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here