/
/
headlinekepahiang

Jalan Lintas Curup Kepahiang Dihiasi Tumpukan Sampah, Petugas Kemana?

196
×

Jalan Lintas Curup Kepahiang Dihiasi Tumpukan Sampah, Petugas Kemana?

Sebarkan artikel ini
Sampah
Tampak tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut oleh petugas

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Ada pemandangan kurang mengenakkan di sisi jalan lintas utama Curup-Bengkulu, tepatnya di Desa Daspetah, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Di sisi jalan perlintasan itu tampak tumpukan sampah yang menyerupai TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Bukan hanya satu titik, tumpukan sampah juga tampak di sisi jalan di Desa Ujan Mas Bawah.

Warga setempat mengaku resah dengan keberadaan tumpukan sampah tersebut, bukan hanya merusak pemandangan, atau aroma tidak sedap, masyarakat setempat juga khawatir sampah tersebut bisa membawa bibit penyakit.

“Dulu dekat tikungan sesudah Desa Daspetah kalau kita dari arah Kepahaiang menuju Curup, setelah dipagar dan ada papan merek larangan, kini lokasinya pindah sekitar 100 meter dari lokasi awal. Ini menimbul kan pemandangan yang kurang elok, belum lagi baunya dan yang paling kami khawatir tumpukan sampah ini akan membawa bibit penyakit,” ujar salah satu warga setempat, Kamis (4/2/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Muktar Yatip, S.Pd, melalui Kepala Bidang Kebersihan, Damanhuri, ketika dikonfirmasi terkait hal itu, beliau mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di tempat itu lagi, dan dia menyarankan agar meletakkan sampah di depan rumah masing-masing untuk kemudian diambil oleh petugas.

“Jangan lagi buang di situ, letakkan saja di depan rumah masing-masing nanti ada petugas kita yang ambil,” katanya.

Dia juga mengatakan, untuk ke arah Ujan Mas ada mobil dump truck yang mengambil tapi jadwalnya hanya satu kali dalam sehari, yakni, pagi.

“Kita ada dump truck yang ngambil ke arah sana, tapi jadwalnya pagi kalau sore tidak ada,” imbuhnya.

Diakuinya, di DLHKP Kepahiang saat ini hanya mempunyai 9 unit dump truck, dari sembilan unit tersebut hanya mampu melayani tiga kecamatan yaitu Kecamatan Merigi, Ujan Mas dan Kecamatan Kepahiang. Kemudian ada lagi empat unit motor roda tiga, dan dua unit mobil yang khusus untuk wilayah perkotaan.

“Kalau berbicara jumlah armada kita memang masih kurang, untuk ke arah Ujan Mas dan Merigi idealnya sekitar 3 atau 4 unit kendaraan seharusnya,” tandas Damanhuri. (OJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *