/
/
headlineLebong

10 Anggota Paskibraka Lebong Terima Reward Laptop dari Pemkab

329
×

10 Anggota Paskibraka Lebong Terima Reward Laptop dari Pemkab

Sebarkan artikel ini
pembagian laptop kepada anggota paskibra

GO BENGKULU, LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong penuhi janjinya, yakni memberikan reward (hadiah, red) kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah berhasil menjalankan tugasnya di HUT KEMRI ke-75 tahun 2020. Reward dibagikan langsung oleh Bupati Lebong, Dr.E.H Rosjonsyah, S.I.P., M.Si, pada senin (7/12), bertempat di aula kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Lebong. Pada kesempetan itu beliau menyampaikan, reward yang diberikan kepada anggota Paskibaraka adalah sebagai wujud penghargaan dari Pemkab Lebong atas apa yang telah dipersembahkan di hari HUT RI ke-75 tahun 2020 sebagai pasukan pengibar bendera.

“Ini adalah wujud penghargaan dari kita (Pemkab, red), mereka ini telah sukses menjalankan tugasnya sebagai pasukan pengibar bendera di HUT KEMRI ke-75 beberapa waktu lalu,” kata Rosjonsyah.

Dia juga menambahkan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, reward yang diberikan berupa jalan-jalan ke luar kota, tapi tahun ini Pemkab Lebong ingin memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat kepada anggota Paskibraka agar bisa digunakan untuk belajar bahkan hingga mereka bekerja nanti.

“Kita ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka dan ada daya guna yang bisa mereka gunakan untuk kepentingan belajar, apa lagi saat ini kita dilanda pandemi Covid-19, yang mengharuskan kita banyak di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Parpora, Ir. Edi Ramlan, M.Si, mengatakan, kalau tahun-tahun sebelumnya reward diberikan kepada 30 anggota Paskibraka terpilih, tapi tahun ini hanya diberikan kepada 10 orang saja. Hal itu disebabkan dampak pandemi Covid-19, sehingga mereka yang bertugas harus dikurangi dan anggaran yang telah disiapkan untuk reward juga dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Iya, cuma 10 orang. Karena memang yang bertugas tahun ini dibatasi dampak Covid-19. Ini juga kita anggarkan di APBD-P, karena anggaran yang telah kita siapkan sebelumnya sudah dialihkan untuk penanganan Covid-19,” jelasnya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *