Otak Pelaku Pembunuh Gerry ternyata Teman Kerjanya Sendiri, ini Motifnya

0
3204
pelaku pembunuh Gerry
Dua orang pelaku pembunu Gerry (duduk di lantai), saat konpers di Mapolres Kepahiang, Senin (30/11/2020).

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Dua orang terduga pelaku pembunuhan di SPBU Pasar Kepahiang, yang terjadi pada Kamis (19/11/2020) sepekan yang lalu berhasil dibekuk polisi, pada Sabtu sore (29/11/2020), sekira pukul 19.30 WIB. Keduanya adalah DP (18), warga Kampung Bogor, Kecamatan Kabawetan, dan JS (18) warga Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang.

Diceritakan Kapolres Kepahiang, AKBP Suparman, S.I.K., M.A.P, melalui Kasat Reskrim Iptu. Welliwanto Malau, S.I.K., MH,  pasca kejadian pihaknya mencurigai ada salah satu teman kerja korban yang berinisial DP (karyawan SPBU, red) yang seketika menghilang dan nomor handponenya tiba-tiba tidak aktif saat usai kejadian. Berawal dari situlah pihaknya mencoba mencari informasi terkait keberadaan DP, orang yang dicurigai tersebut. Dari informasi yang didapat, DP sedang berada Padang, Sumatera Barat. Mendapat informasi tersebut, tim Buser Polres Kepahiang langsung meluncur ke Padang untuk melakukan pengejaran. Kemudian, didapat lagi informasi bahwa DP sudah meluncur dari Padang menuju Kepahiang. Tidak ingin kehilangan jejak, tim Buser kembali melakukan pengejaran higga akhirnya tersangka berhasil di tangkap saat melintas di Kota Curup, Rejang Lebong.

Penangkapan dilakukan oleh Sat Reskrim bersama Sat Res Narkoba Polres Kepahiang dibantu tim Opsnal Polres Rejang Lebong dengan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Kepahiang, AKP. Welianto.

“Saat ditangkap kedua pelaku tidak melakukan perlawanan. Dan saat diintrogasi, keduanya mengakui bahwa merekalah yang telah membunuh Gerry. Usai melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke Padang Sumatera Barat, lewat jalur Mukomuko. Keduanya sudah kita amankan di Polres Kepahiang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” terang Kasat.

Kasat juga menceritakan, dari hasil pemeriksaan berdasarkan pengakuan dari pelaku, kejadian tragis itu dipicu dendam pribadi antara pelaku DP dengan korban yang tidak lain adalah teman satu tempat kerja dengannya. Pelaku mengaku pernah selisih paham dengan korban, tapi sudah lama. Kendati sudah lama namun pelaku DP masih menyimpan dendam, hingga akhirnya dia (pelaku, red) gelap mata dan terjadilah peristiwa berdarah itu.

“Motifnya dendam mas. Dendam sudah lama dipendam. Pengakuan pelaku, dirinya pernah selisih paham dengan korban tapi sudah lama, jadi untuk sementra kita simpulkan motifnya dendam pribadi,” jelas Kasat.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui pelaku bukan hanya dua orang (DP dan JS, red), tapi masih ada 2 orang pelaku lagi yang masih melarikan diri. Saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran dan mencari keberadaan dua pelaku lagi yang diduga terlibat menghabisi nyawa Gerry.

“Dari hasil pemeriksaan kita terduga pelaku berjumlah 4 orang, tapi 2  orang lagi masih melarikan diri. Tim kita saat ini masih melakukan pengejaran,” tandasnya.

Kembali mengingatkan, pada Kamis (19/11/2020), sekira pukul 21.40 WIB, korban atas nama Gerry (23), karyawan SPBU Kepahiang, ditemukan tewas bersimbah darah di Mushola yang juga menjadi Mess tempat tinggal karyawan SPBU setempat. Gery ditemukan tewas dengan 5 luka tusuk, 4 luka tusuk di punggung korban, satu tusukan lagi mengenai dada korban yang mengakibatkan korban tewas di tempat. (**).

Baca juga: Seminggu Buron, Terduga Pelaku Pembunuh Karyawan SPBU Kepahiang Ditangkap

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here