/
/
headlineLebong

DPA Perubahan Siap, OPD Diminta Segera Sampaikan Surat Anggaran Kas

124
×

DPA Perubahan Siap, OPD Diminta Segera Sampaikan Surat Anggaran Kas

Sebarkan artikel ini
Kabid anggaran Riswan

GO BENGKULU, LEBONG – Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) perubahan Kabupaten Lebong tahun 2020 siap diterbitkan. Seperti yang disampaikan Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Lebong, Erik Rosyadi, melalui Kepala Bidang Anggaran, Riswan Efendi, Rabu (4/10) kemarin. DPA sudah siap dicetak, tapi untuk mencetak DPA masing-masing OPD harus menyampaikan surat anggaran kas ke BKD. Setelah anggaran anggaran kas disampaikan, maka DPA akan segera dicetak dan ditandatangani oleh ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) baru kemudian kegiatan bisa dijalankan.

“DPA sudah siap dicetak tinggal kesiapan OPD lagi. Karena untuk mencetak DPA, OPD harus menyampaikan surat anggaran anggaran kasnya ke BKD,” ungkap Riswan.

Dia menjelaskan, nomor register penyusunan APBD-P telah diterima pihaknya sejak tanggal 15 Oktober lalu. Berhubung Kabupaten Lebong saat ini kepala daerahnya dijabat oleh pejabat sementara (Pjs), maka untuk penandatangan Perda oleh Pjs harus mendapat rekomendasi dari Mendagri terlebih dahulu.

Dia mengaku, surat permohonan rekomendasi ke Kemendagri sudah dilayangkan Pemkab Lebong pada tanggal 20 Oktober lalu. Sementara di dalam surat edaran Kemendagri sebelumnya disebutkan, surat rekomendasi paling lambat ditandatangani oleh Mendagri paling lambat 7 hari kerja setelah surat permohonan tertulis diterima (Kemendagri, red).

“Kami memang belum mengantongi fisik surat rekomendasi dari Kemendagri dimaksud, tapi kan sesuai dengan surat edaran yang dilayangkan oleh Kemendagri sebelumnya, surat rekomendasi yang diajukan paling lambat ditandatangani oleh Mendagri paling lambat 7 hari kerja setelah surat permohonan tertulis diterima. Artinya, jika dihitung maka limitnya jatuh di tanggal 3 Nopember, Selasa kemarin,” jelasnya.

Lebih jauh beliau kembali mengimbau kepada OPD yang belum menyampaikan surat anggaran kas agar segera menyampaikan anggarannya agar DPA dapat segera dicetak dan kegiatan bisa berjalan.

“Sampai dengan hari ini (4/11), baru ada 10 OPD yang menyampaikan surat anggaran kasnya, selebihnya belum,” tutup Riswan. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *