Rumah Warga Embong Ludes Terbakar, Ijazah Korban Tak Terselamatkan

0
847
kebakaran di embong

GO BENGKULU, LEBONG – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak ternyata memang ada benarnya pepatah ini, seperti yang terjadi di Desa Embong, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, api dengan lahapnya menghanguskan rumah Ahirio (27), warga setempat, kendati cuaca sedang diguyur hujan. Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Minggu (19/10) menjelang dini hari, sekira pukul 23.45 WIB.

Data terhimpun, sekira pukul 22.30 WIB, korban bersama isterinya pulang dari kediaman orang tuanya. Setibanya di rumah, korban bersama isteri dan anaknya masuk kamar untuk beristirahat. Selang beberapa jam, sekira pukul 23.45 WIB, korban terbangun dan melihat api sudah besar melahap dinding rumahnya yang mayoritas terbuat dari material kayu itu. Melihat kondisi demikian itu, korban lalu membangunkan isteri beserta anaknya dan lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Korban lalu berteriak minta bantuan tetangga hingga akhirnya warga sekitar berbondong-bondong berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama kemudian mobil pemadam kebakaran juga tiba di tempat kejadian. Berlangsung sekira 1 (satu) jam api akhirnya berhasil dipadamkan. Tapi sayang, dari kejadian tersebut tak satupun perabotan yang berhasil diselamatkan karena api sudah terlanjur melahap dinding rumah ukuran 5×7 yang mayoritas terbuat dari kayu tersebut. Bahkan ijazah korban pun tak terselamatkan.

Diceritakan Kepala Desa Embong, Hendri Dunan, api pertama kali diketahui setelah kondisi api sudah membesar dan melahap dinding rumah korban hingga tak satupun perabotan korban yang berhasil diselamatkan. Bahkan sepeda motor Mio warna putih milik korban juga ikut terbakar. Bukan hanya itu, ijazah, handpone, perabotan hingga alat-alat dapur juga ikut terbakar.

“Semuanya habis terbakar tak ada yang berhasil diselamatkan, bahkan ijazah korban beserta ijazah isterinya juga ikut terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dari kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Untuk sementara korban beserta anak dan isterinya ngungsi di rumah kerabatnya,” kata Kades. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here