GO BENGKULU, LEBONG – Video live facebook akun atas nama Dicky Refilino yang sempat viral beberapa waktu lalu sempat menyita perhatian publik. Bagai mana tidak, dalam videonya pemilik akun tersebut melontarkan kata-kata yang berisi hujatan dan ujaran kebencian terhadap salah satu paslon yang akan bertarung di kontestasi Pilkada Lebong Desember mendatang yakni, Kopli Ansori . Namun tak berlangsung lama, video live beserta akun atas nama Dicky Refilino beberapa hari setelah heboh mendadak hilang.
Belakangan terkhir diketahui, video dan akun tersebut rupanya sengaja telah dihapus oleh pemiliknya, Dicky Refilino, yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lebong dan saat ini menjabat sebagai Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Sukau Kayo, Kecamatan Lebong Atas. Hal itu berdasarkan pengakuannya dalam video yang tayang di chanel youtube Lebong TV.Dicky Refilino, mengaku bersalah dan menyampaikan permohonan maafnya atas kecerobohan yang telah dilakukannya.
“Pada hari ini tanggal 28 September 2020, saya atas nama Dicky Refilino alias Fino, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lebong sesuai dengan video yang beredar beberapa waktu yang lalu. Kepada bapak Kopli Ansori dan bapak Ketua DPRD Lebong saya menyampaikan permohonan maaf dan tidak akan mengulangi lagi. Saya memohon maaf dari hati yang paling dalam dan setulus-tulusnya karena saya adalah manusia biasa,” ujarnya dalam video yang berdurasi 1 menit 47 detik itu.
Sementara itu, Kopli Ansori, dibincangi terkait hal itu beliau mengaku tidak sakit hati dan tidak menyimpan rasa dendam atas hinaan yang ditujukan padanya itu. Dia mengatakan, Indonesia adalah negara demokrasi, setiap orang mempunyai hak dan bebas menentukan pilihannya tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun.
“Kita adalah Negara demokrasi, setiap orang bebas dan mempunyai hak untuk menentukan pilihannya. Mungkin menurutnya saya tidak lebih baik dari orang yang didukungnya, itu sah-sah aja dan itu haknya,” kata Kopli.
Kopli mengaku tidak dendam bahkan dia ikhlas memberikan maaf kepada pria yang telah menghinanya itu. Dia menyebut, itu adalah kekhilafan Dicky Rafelino sebagai manusia biasa. Kopli juga mendoakan Dicky Rafelino agar mendapat hidayah dan bisa berubah ke arah yang lebih baik dan bisa memberikan yang terbaik untuk keluarganya.
“Tidak ada masalah dia saudara kita, semoga setelah ini dia akan lebih baik lagi. Dihina tidak akan merubah derajat manusia dihadapan Tuhan. Saya secara pribadi tulus dan ikhlas memaafkannya, bahkan sebelum dia menyampaikan video permohonan maaf saya sudah lebih dulu memaafkan dia,” tuturnya.
Sementara itu, Azman Maidolan selaku Ketua Tim Pemenangan Kopli Ansori-Fahrurrozi, dia mengaku mendapat instruksi dari Kopli Ansori, agar tidak terpancing dan tetap menjaga pesta demokrasi Kabupaten Lebong dengan mengedepankan kampanye yang santun.
“Kami apresiasi sikap yang diambil paslon kami, beliau mengimbau agar tim Bahagia dan Sejahtera tidak terpancing dan tetap menjaga pesta demokrasi Kabupaten Lebong dengan mengedepankan kampanye yang santun. Ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih baik lagi,” kata pria yang akrab disapa Dolan ini.
Lebih jauh Dolan berharap agar tim Bahagia dan Sejahtera dan para simpatisan tetap solid dan tetap menjaga kesucian pesta demokrasi dengan tidak saling menghujat dan tidak saling menjatuhkan.
“Jangan kita kotori marwah Pilkada ini dengan hal-hal yang tidak terpuji yang nantinya dapat merugikan diri sendiri bahkan merugikan orang lain. Mari kita sama-sama menjaga agar Pilkada Kabupaten Lebong ini dapat berjalan damai dan sukses agar dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas,” tandasnya. (YF)
Baca juga:














