Mantan Kadis Perindagkop-UKM Lebong Ditetapkan Tersangka

0
1097

GO BENGKULU, LEBONG – Secara mengejutkan Kejari Lebong menetapkan 2 (dua) orang tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan kontruksi fisik Pasar Rakyat Pelabuhan Talang Leak, kegiatan Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) tahun anggaran 2018, senilai Rp 5,4 Miliar.

Dua tersangka tersebut terdiri dari SY dan RF. SY adalah mantan Kepala Disperindagkop-UKM dan saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu. Sementara RF merupakan Kontraktor PT. Awoh Ing Karya, yang mengerjakan fisik pekerjaan pada saat itu.

Diakui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Fadil Regan, SH., MH., melalui Kasi Intel, Imam Hidayat, pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak Juni lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan dan meminta keterangan beberapa saksi, statusnya dinaikkan menjadi dik (penyidikan). Rupanya tidak butuh waktu lama untuk pihak Kejari menuntaskan pekerjaan tersebut, kurang lebih 3 bulan dari sejak dikeluarkannya sprint lid, pihaknya menetapkan SY dan RF menjadi tersangka pada 7 September sepekan yang lalu.

“Keduanya kita tetapkan sebagai tersangka sejak 7 September lalu, tapi mereka (SY dan RF, red) belum kita tahan karena kita masih melakukan pemberkasan, dan untuk langkah berikutnya kita menunggu instruksi pimpinan,” kata Imam, Kamis (17/9).

Terkait berapa nilai kerugian negara (KN), Imam mengatakan, berdasarkan hasil audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), ditemukan ada indikasi KN sebesar Rp 393 juta.

“Dari fisik pekerjaan yang mereka kerjakan ditemukan ada indikasi KN sebesar Rp 393 juta. Sejauh ini baru 2 orang, KPA dan kontraktornya, Kita masih terus melakukan pengembangan jika ada kemungkinan tersangka lain,” tandas Imam. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here