GO BENGKULU, LEBONG – Setelah sempat sekian lama vakum dan diberlakukan sistem belajar dari rumah, akhirnya siswa tingkat SMP di Kabupaten Lebong bisa bersekolah lagi seperti biasa atau belajar dengan sistem tatap muka. Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong, H. Guntur, S. Sos, berdasarkan kesepakatan antara Gugus Tugas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu, disepakati seluruh sekolah tingkat SMP di Kabupaten Lebong diperkenankan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan sistem tatap muka, mulai Senin (24/8) kemarin. Sementara, untuk siswa tingkat SD dan TK baru akan diizinkan tanggal 31 Agustus mendatang.
“Senin ini baru tingkat SMP saja, untuk tingkat SD dan TK baru akan dimulai 31 Agustus mendatang,” ungkapnya.
Ditambahkan Guntur, kendati sudah diizinkan untuk menggelar KBM dengan sistem tatap muka, dia meminta sekolah tetap mengedepankan dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolahnya agar sekolah tidak menjadi cluster baru penyebaran wabah covid-19. Setiap sekolah juga wajib membagi kegiatan belajar mengajar menjadi 2 shift, yakni, pagi dan siang setiap harinya. Setiap shift jumlah murid harus dibatasi dan tidak boleh melebihi kapasitas.
“Untuk membatasi jumlah kerumunan, sekolah wajib membagi kegiatan belajar mengajar menjadi 2 shif, yaitu pagi dan siang. Setiap shif tidak boleh melebihi kapasitas,” tandasnya. (YF)














