Perkara Penyiraman Air Cabai Masih Bergulir

0
1442

GO BENGKULU, LEBONG – Perkara penyiraman air cabai yang melibatkan pejabat Kabupaten Lebong yang kabarnya dipicu perkara perselingkuhan berbuntut panjang. Pasalnya, pasca insiden yang terjadi pada Rabu (8/7) lalu, korban Ria Puspita, yang juga seorang pejabat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, langsung melapor ke Mapolres Lebong. Dan saat ini tengah dilidik oleh Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Lebong, AKBP.Ichsan Nur, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Iptu. Didik Mujianto, SH., MH, perkara penyiraman air cabai dengan terduga pelaku EW yang juga merupakan seorang pejabat di lingkup Pemkab Lebong saat ini masih dalam penyelidikan pihaknya. Dia mengaku hingga Rabu siang (15/7) pihaknya sudah memanggil sebanyak 5 orang saksi untuk dimintai keterangan.

“Kita masih melakukan penyelidikan, hingga hari ini kita sudah memanggil sebanyak 5 orang saksi untuk dimintai keterangan,” kata Kasat.

Dia pun mengaku hingga saat ini pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap EW, hal itu disebabkan pihaknya masih ingin melengkapi dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi.

“Belum, kita belum melakukan pemanggilan terhadap EW, kami masih meminta keterangan beberapa saksi, nanti kalau sudah lengkap keterangan yang kita butuhkan baru kita lakukan pemanggilan,” imbuh kasat.

Ditanya apakah mungkin dilakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak untuk berdamai, dia menegaskan itu bukan ranahnya. Kalau urusan berdamai ataupun mencabut laporan, itu hak setiap warga negara tapi terkait proses hukum dari perbuatan tersebut akan tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kalau urusan berdamai atau mencabut laporan, itu hak setiap warga negara. Tapi kalau kami akan tetap bekerja sesuai dengan tupoksi kami dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kembali mengingatkan, sebelumnya telah terjadi dugaan penyiraman air cabai yang dilakukan oleh terduga pelaku EW kepada korban Ria, di kantor tempatnya (Ria, red) bekerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebong. Penyiraman tersebut kabarnya dipicu lantaran EW terpancing emosi atas perselingkuhan yang dilakukan Ria dengan suaminya (suami EW, red), hingga akhirnya berujung dengan tragedi penyiraman air cabai yang diduga dilakukan oleh EW. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here